Dusun Pelanjau Masih Gulita

Dusun Pelanjau Masih Gulita

  Senin, 8 Agustus 2016 09:42
SUPLAI: Bangunan LTS yang tak bisa digunakan lagi di Desa Bukit Segoler Kecamatan Tebas. OZY/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SAMBAS - Sampai dengan saat ini, masyarakat RT 13 RW 6 Dusun Pelanjau, Desa Bukit Segoler Kecamatan Tebas, kabupaten Sambas masih belum bisa menikmati aliran listrik dari negara.

"Belum ada listrik masuk sampai sekarang," kata Ketua RT 13 dusun Pelanjau, Suhaili, saat ditemui wartawan baru-baru ini. Mengenai penerangan, warganya biasanya menggunakan pelita. Atau jika ingin suasana terang menggunakan genset.

Listrik, menjadi idaman warga. Pernah ada pemasangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Namun saran tersebut sudah lama tak bisa dimanfaatkan lagi karena tidak dirawat maksimal.

"Ada bangunan PLTS, dulu yang datang dan bangun itu dari Bandung. Tapi sekarang sudah tak bisa dimanfaatkan lagi," katanya.

Untuk saluran kabel dan tiang listrik, sebenarnya sudah ada. Yang dulu digunakan untuk mendistribusi listrik dari PLTS. Dan sampai sekarang tetap ada namun hanya semacam hiasan. "Kalau kabel dan tiang listrik itu tidak ada fungsinya," kata Ketua RT.

Di RT 13 RW 06 Dusun Pelanjau, terdapat 54 KK. Meyoritas penduduknya petani kebun atau nelayan. Daerah ini, seperti kepulauan.

Dimana dikelilingi sungai. Sehingga akses keluar masuk ke menggunakan sarana transportasi air.

Warga RT 13, Jepri yang juga merupakan pelajar inipun mengaku. Jika rumahnya belum ada listrik dari Negara. Setiap malamnya, orang tuanya menyalakan pelita untuk penerangan. Kadang-kadang menghidupkan genset.

"Pakai pelita, jarang pakai genset," katanya.(fah)

Berita Terkait