Dukung Program Simpel OJK

Dukung Program Simpel OJK

  Minggu, 13 December 2015 17:24
HARYADI/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

PONTIANAK-Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi Keuangan 2013 kepada 8000 responden, tingkat inklusi keuangan kelompok siswa baru mencapai 44 persen. Sementara secara statistik jumlah pelajar SD, SMP dan SMA dibanding total populasi Indonesia  menunjukkan angka yang signifikan yaitu 20 peresen dengan rincian sekitar 38,8 juta siswa di bawah Kemendikbud dan sekitar 11 juta jiwa di bawah Kemenag.

Data tersebut mencerminkan bahwa peluang untuk meningkatkan inklusi keuangan khususnya kelompok pelajar masih sangat besar. Karena itu, diperlukan sebuah model produk keuangan dengan karakteristik dan fitur yang sesuai kebutuhan kelompok siswa.

Sejalan dengan hal itu, OJK bersama dengan industri perbankan mengembangkan produk tabungan yang diberinama Simpanan Pelajar (Simpel atau Simpel iB). Ini merupakan salah satu upaya OJK dalam membangkitkan kembali budaya menabung sejak dini. Terkhusus bagi pelajar yang diluncurkan pada 8 September lalu di SMAN 68 Jakarta.

Agar sosialisasi produk tabungan tersebut dapat terkomunikasi dengan baik ke para pelajar dan masyarakat di Kota Pontianak dan sekitarnya, Permata Bank, Permata Bank Syariah beserta OJK, Bank Indonesia (BI), Pemkot dan Dinas Pendidikan setempat menggelar kegiatan berbasis partisipasi dengan mengemas hari bebas kendaraan (car free day) bertema Sekolahku Cinta dan Peduli Lingkungan.

Bertempat di Taman Budaya Kalbar pada, Minggu (13/12). Dijadwalkan hadir dalam kegiatan ini, Direktur Unit Usaha Syariah Permata Bank Achmad K Permana, Direktur Penelitian, Pengembangan, Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah OJK Gunawan Idat, Kepala OJK Kalbar Asep Ruswandi, Wali Kota Pontianak Sutarmidji, Kepala BI Perwakilan Kalbar Dwi Suslamanto, Kadisdik Kota Pontianak Mulyadi, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kalbar Makpul, Kepala Wilayah Region 8 Permata Bank Mariam Tjiu, para pelajar serta masyarakat Kota Pontianak.

Sebagaimana pernah disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad dalam acara aktivasi Tabungan Simpel beberapa waktu lalu, budaya menabung penting dimulai sejak dini. Tujuannya agar dapat mendidik anak agar mampu mengendalikan diri dalam bersikap konsumtif serta belajar untuk dapat membelanjakan uang yang dimilikinya secara bijak. Selain itu, kegiatan menabung dapat melatih anak dalam mengelola keuangan secara bertahap sehingga pada saatnya nanti mereka dapat tumbuh menjadi masyarakat yang terampil dalam pengelolaan keuangan. "Pada akhirnya dapat mencapai kesejahteraan keuangan," katanya.

Sementara itu Direktur Unit Usaha Syariah Permata Bank Achmad K Permana juga mengatakan sangat senang dapat berperan aktif dalam peluncuran program Tabungan Simpel di Kota Pontianak. Di Permata Bank dan Permata Bank Syariah, kegiatan berbasis literasi keuangan bagi para pelajar untuk menanamkan budaya menabung sejak dini sudah dijalankan secara rutin dan berkesinambungan. "Karena itu kami mendukung penuh langkah OJK yang telah menginisiasi produk tabungan yang pertama kali diluncurkan pada 14 Juni 2015 oleh Presiden RI Joko Widodo bersama delapan perbankan syariah termasuk Permata Bank Syariah ini," ungkapnya.(bar)

Berita Terkait