Dugaan Perampokan Kim Hoax

Dugaan Perampokan Kim Hoax

  Jumat, 7 Oktober 2016 09:30
KONTROVERSIAL: Kim saat masih berada di Paris ditemani bodyguard-nya, Pascal Duvier. NET

Berita Terkait

PARIS – Belum tuntas pengusutan kasus perampokan Kim Kardashian pada Senin dini hari (3/10), kabar tidak sedap muncul. Sejumlah pihak mencurigai bahwa yang terjadi pada Kim Kardashian hanya drama yang diskenario oleh bintang Keeping Up with the Kardashians (KUWTK) itu.

Semakin banyak yang menilai bahwa kasus tersebut hanya sebuah rekayasa. Sejumlah detail peristiwa yang terungkap pada Selasa (4/10) dianggap tidak masuk akal. Kecurigaan bertambah, mengingat tayangan KUWTK senantiasa mencari ’’bahan terbaru’’ untuk disiarkan. Bukan tidak mungkin peristiwa atau skenario perampokan Kim di Paris bisa menambah rating tayangan reality show yang season terbarunya premiere pada 23 Oktober mendatang tersebut.  Kolom di NY Daily News menyebut kasus ini begitu sempurna twist-nya. Too good to be true, tulis mereka.

Pakar investigasi personal Patricia D’Orsa-Dijamco termasuk salah seorang yang melihat ketidakberesan kasus Kim. Sejumlah pertanyaan berkecamuk di benaknya. ’’Misalnya, siapa yang lantas menemukan dia di kamar hotel? Lalu, di mana personel keamanan hotel? Semuanya masih belum jelas,’’ ujar Patricia kepada Fox News.

Selain itu, cerita mengenai masuknya lima perampok bertopeng ke kamar hotel Kim pun dipertanyakan. Media langsung heboh memberitakan kejadian tersebut begitu mendengar penjelasan dari sumber tidak dikenal. ’’Padahal, belum ada bukti nyata dari rekaman kamera CCTV hotel mengenai masuknya lima perampok,’’ ujar Patricia.

Mengingat hotel tempat Kim menginap, Hotel de Pourtales, adalah hotel supermewah, tentu membingungkan jika tidak ada CCTV. Selain itu, jika memang yang menginap adalah selebriti sekelas Kim, mengapa sistem keamanan begitu longgar? Penunjukan sumber tidak dikenal untuk memaparkan detail kejadian juga membuat publik semakin skeptis akan kebenaran perampokan Kim.

Hingga kini, pengusutan masih dilakukan di tengah kabar yang simpang siur dan informasi yang kurang lengkap. Namun, bila itu memang terbukti sebuah hoax atau skenario, Kim bisa berada dalam masalah besar. ’’Dia bisa dituduh tengah memberikan laporan palsu kepada kepolisian,’’ ujar Patricia.

Meski kasus ini belum jelas, namun Wali Kota Paris Anne Hidalgo turut menyatakan simpatinya. ”Saya menyayangkan peristiwa itu. Saya berharap Kim baik-baik saja. Anda dan keluarga akan selalu diterima di Paris,’’ ucap Hidalgo sebagaimana dikutip LA Times. (len/fam/c4/ayi)

Berita Terkait