Duel Otak Yok…

Duel Otak Yok…

  Rabu, 11 November 2015 08:51

Berita Terkait

Belakangan ini “Duel Otak” telah menjadi game fenomenal di kalangan para pengguna gadget mulai dari desktop, smartphone hingga handphone. Game yang (katanya) udah dimainkan lebih dari 500.000 pengguna ini memungkinkan siapa pun termasuk kamu untuk adu kemampuan dan kepintaran wawasan. Tentunya lewat pertanyaan yang nggak hanya sekelas anak SD melainkan juga olimpiade. Keseruan permainan satu ini ternyata juga mencuri hati banyak anak muda Pontianak. Saking serunya nih, beberapa sobat X kita pun ingin berbagi pengalaman ketika bermain Duel Otak. Yuk, simak hasil penuturannya. Exclusive hanya di X-presi Hype.
By : Ghea Lidyaza Safitri
Informasi dari keluarga yang telah lebih dulu memainkannya, membuat rasa penasaran dan ketertarikan Jessica Jocunda terhadap aplikasi Duel Otak pun membuncah. Nggak heran rasanya jika ia pun langsung mengunduh game yang sempat digadang-gadang memiliki kemiripan dengan “Who Wants To Be A Millionare” ini. Akunya Jessica nih, dirinya udah memainkan duel otak selama kurang lebih sekitar 2-3 minggu. Dan sejauh bermain, Jessica masih belum mengetahui persentase kemenangan, kekalahan dan seri yang ia dapatkan ketika melakukan duel, baik secara random maupun dengan teman-temannya. Yah, hal ini juga tak luput disebabkan karena ia lebih memilih menggunakan aplikasi tak berbayar (free).
Membahas soal trik apa yang tepat dalam mengahadapi lawan, Mahasiswa Teknik Untan ini mengaku nggak memiliki trik khusus. Hanya saja nih ia memiliki pengalaman pada soal yang menanyakan tentang tahun. Saat itu Jessica berhasil memilih jawaban yang benar berdasarkan tahun yang berada diantara soal. Baginya, Duel Otak merupakan aplikasi permainan yang dapat menambah pengetahuan. “Yah, lebih baik main Duel Otak dibandingkan menghabiskan waktu luang dengan melihat status orang di Facebook. Pokoknya game ini recommended banget deh!” tambahnya.
Duel Otak emang mampu banget menarik hati siapa pun untuk memainkannya. Hal inilah yang dirasakan oleh Sariyanti. Cewek berusia 21 tahun ini mengaku, aplikasi Duel Otak nggak hanya dapat menambah wawasana siapa pun, melainkan juga banyak menambah pengetahuan buat anak-anak muda. Apalagi saat ini banyak game yang kurang mendidik. Maka dari itulah mengapa Duel Otak sangat menginspirasi kaum muda saat ini.
Dibandingkan Jessica, Sari termasuk pemain yang udah terbilang lama yakni selama 2 bulan. Meski udah terbilang lama, Mahasiswi IKIP-PGRI Pontianak ini sempat bingung ketika ditanya berapa persentase yang telah diraihnya. Khususnya untuk menang dan kalah. “Kalau persentase kalah atau menang aku nggak tahu, soalnya nggak pernah ngitung, hihi,” tuturnya. Dalam Duel Otak, Sari mengaku nggak pernah memiliki trik khusus. Secara dirinya lebih melibatkan insting dan feeling, wuidiiih.
Rasa penasaran dapat menguji wawasan menjadi alasan tersendiri buat Eti Mutiasari untuk mengunduh aplikasi Duel Otak. Apalagi beberapa teman terdekatnya juga berpartisipasi dalam memainkan aplikasi yang juga sempat menjadi trending topic di Twitter ini. Senangnya lagi nih, mahasiswi IKIP-PGRI Pontianak jurusan Bahasa Indonesia ini lebih sering menang dibandingkan kalah. Wow…hebat ya guys. Padahal, cewek yang berusia 20 tahun ini nggak menggunakan trik khusus. Katanya sih main Duel Otak lebih bergantung pada keberuntungan dan pengetahuan pemainnya. “Baiknya sih kalau lagi duel lebih mengeksekusi jawaban yang pasti salah, soalnya peluang menangnya bakalan lebih besar,” cuapnya.
Cewek yang akrab disapa Eti pun sangat setuju untuk merekomendasikan game ini kepada anak muda, soalnya bermanfaat banget untuk mengasah dan mengukur kemampuan. “FYI guys, dari jawaban yang salah secara nggak langsung membantu kita untuk mengetahui jawaban yang benar lho!” tutupnya. Yuks diunduh gamenya dan rasakan sensasi uji wawasan dan pengetahuanmu.**

 

Berita Terkait