Dua Pria Penyimpan Sabu Dicokok

Dua Pria Penyimpan Sabu Dicokok

  Jumat, 1 April 2016 09:27
SABU. Dua pria di Kecamatan Parindu ini ditangkap polisi karena menyimpan narkoba jenis sabu. SUGENG/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SANGGAU-Tidak hanya beroperasi diwilayah Kota Sanggau dan Perbatasan, Operasi Bersih Narkoba (Bersinar) pada malam kemarin menyisir jalur lintas nasional di Kecamatan Parindu. Hasilnya, dua orang ditangkap karena menyimpan narkoba jenis sabu.

Penangkapan pertama oleh Tim Ops Bersinar di Bodok dilakukan Rabu (30/3) malam sekira pukul 22.45 disebuah rumah di Jalan Perintis Bodok. Dari rumah tersebut didapatkan paketan sabu sekira 4 gram yang diakui milik Hendra alias Ahin. Selain itu, turut disita sejumlah uang yang diduga hasil kejahatan narkoba.

“Narkoba jenis sabu sebanyak 4 gram. Ada uang tunai juga yang disita senilai Rp2,1 juta serta beberapa barang sitaan lain seperti timbangan dan juga handphone,” ujar Kapolres Sanggau, AKBP Donny Charles Go SIk.

Penangkapan kembali dilakukan sekira pukul 00.15, hari Kamis (31/3) dini hari. Kali ini penangkapan dilakukan kepada Amonius alias Nius disebuah kamar Penginapan Primadona Dusun Serarong, Desa Pusat Damai, Kecamatan Parindu.

Dari dalam kamar tersebut ditemukan narkoba jenis sabu dan alat hisap atau bong yang digunakan untuk mengkonsumsi narkoba. Tidak sampai disitu, polisi kemudian menyisir sekitar lokasi penginapan dan memeriksa kendaraan roda enam yang digunakan pelaku.

Polisi juga menemukan barang bukti narkoba didalam mobil truk KB 8963 EB yang dibawa dari Pontianak. Saat itu, mobil diparkirkan tepat berada diseberang jalan dari Mapolsek Parindu.

“Kalau yang sopir truk ini sabunya disimpan dibawah rem tangan mobil dengan dibungkus tisu warna putih. Kurang lebih ada seperempat gram,” katanya Kamis siang kemarin.

Dari Amonius ini polisi menyita sejumlah barang yakni satu klip sabu sekira seperempat gram, satu klip sisa sabu, dua klip kosong, dua buah pipet, satu sendok plastic, satu tempat penyimpanan jarum, satu jarum bakar, alat hisap, dua korek api gas warna hijau dan biru. Selain itu uang tunai Rp1 juta, handphone dan dompet milik pelaku.

“Dari hasil penangkapan di Kecamatan Parindu, kepolisian langsung melakukan pengembangan kasus lainnya. Kami akan komitmen memberantas kejahatan narkoba ini,” tegas Donny. (sgg)

Berita Terkait