Dua Pencuri Kabel Dibekuk

Dua Pencuri Kabel Dibekuk

  Selasa, 22 March 2016 08:41
PENCURI KABEL: Dua pelaku pencurian kabel, Ask (35) dan Lai (28), beserta batang bukti yang kini diamankan di Mapolsek Kendawangan. Keduanya ditangkap saat beraksi pada Jumat (18/3) lalu. AHMAD SOFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

KENDAWANGAN – Dua pelaku pencurian kabel di Kecamatan Kendawangan diringkus jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kendawangan, Jumat (18/3). Keduanya, Ask (35) dan Lai (28), ditangkap bersama barang bukti berupa gulungan kabel instalasi dan gergaji besi yang digunakan untuk memotong kabel.

Kepala Polsek (Kapolsek) Kendawangan, AKP Ikhwan Syukri, memastikan jika keduanya ditangkap pada Jumat (18/3) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB. Keduanya, menurut dia, ditangkap saat sedang memotong kabel yang akan mereka curi. Lokasi pencurian sendiri, diungkapkan Kapolsek, adalah di salah satu gudang milik kontraktor PT Well Harvest Winning (WHW) di Sungai Tengar. "Kabel yang dicuri milik PT MIA yang berada di kawasan PT WHW. Lokasi pencuriannya di gudang milik PT MIA," kata Syukri, kemarin (21/3).

Syukri memperkirakan jika Ask dan Lai sudah berada di dalam gudang sejak pukul 01.00 WIB. Kapolsek menduga keduanya memasuki kawasan perusahaan dan gudang dengan cara memanjat pagar. Aksi keduanya, diungkapkan Kapolsek, kemudian diketahui oleh petugas keamanan perusahaan kepada mereka. Menerima laporan tersebut, Kapolsek kemudian menerjunkan anggotanya langsung menuju ke lokasi di Dusun Sungai Tengar, Desa Mekar Utama. Anggotanya berhasil menangkap keduanya pada saat dan tidak bisa berkutik lagi. Dari tangan pelaku, jajaran Polsek kemudian mendapati barang bukti berupa kabel dan gergaji besi.

"Barang bukti berupa satu buah gergaji besi, satu gulung kabel las yang terpotong menjadi dua bagian dengan masing-masing panjang 46 meter dan 5 meter, kabel instalasi yang terpotong menjadi tiga bagian masing-masing 6 meter, 4 meter, dan 11 meter, serta 10 potongan kabel lainnya," jelas Syukri.

Syukri memperkirakan kedua pelaku mulai beraksi sejak 01.30 WIB. Pencurian ini, menurut dia, sudah direncanakan sebelumnya. Rencana, menurut Kapolsek, kabel hasil curian akan dijual setelah dikupas dan menyisakan tembaganya saja.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya tersebut, Kapolsek memastikan jika kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUHAP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (afi)

Berita Terkait