Dua Maling Didor

Dua Maling Didor

  Rabu, 22 June 2016 09:30
BERBINCANG : Kapolresta Pontianak, AKBP, Iwan Imam Susilo (kanan) sedang berbincang dengan dua tersangka pelaku pencurian spesialis rumah kosong usai rilis kasus pencurian tersebut di Polresta Pontianak, Selasa (21/6). MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PONTIANAK - Polisi berhasil menangkap dua pelaku pencurian spesialis rumah kosong, keduanya diketahui dari komplotan  Solohin alias Mat Angin ditangkap di Jalan Tanjung Raya 1, Pontianak sementara Yudi Apriandi ditangkap di Jalan Kom Yos Soedarso, Pontianak. 

Kedua tersangka pencurian yang kerap membawa senjata tajam saat melancarkan aksinya itu terpaksa dilumpuhkan oleh petugas. Keduanya ditembak pada kaki, lantaran saat ditangkap berusaha melarikan diri dan tak mengindahkan tembakan peringatan yang dilepas. 

Dari catatan kepolisian, Mat Angin diketahui merupakan penjahat kambuhan dan sejak bebas dari rumah tahanan ia telah beraksi lebih dari sepuluh kali. Sementara Yudi Apriandi sejuah ini baru mengaku terlibat dua kali aksi kejahatan di 2015. 

Kapolresta Pontianak AKBP Iwan Imam Susilo mengatakan untuk tersangka, Mat Angin sudah 13 hari menjadi target jajarannya. Tersangka diketahui baru melakukan aksi pencurian di sebuah rumah di Gang Tanjung, Jalan Imam Bonjol. “Tersangka saat itu berhasil mengambil satu unit telepon genggam dan laptop,” kata Iwan, Selasa (21/6). 

Berdasarkan laporan korban, lanjut Iwan, dilakukanlah serangkaian penyelidikan dan didapatlah informasi dari masyarakat mengenai keberadaan diduga barang bukti yang diduga hasil kejahatan. “Dari barang bukti ini dilakukan pendalaman di dapatlah identitas tersangka, yakni Mat Angin,” ucapnya. 

Iwan menjelaskan berdasarkan petunjuk itulah dilakukan pengejaran terhadpa tersangka, di mana saat berada di Jalan Tanjungraya 1 didapatlah keberadaannya. “Saat dilakukan penangkapan tersangka melawan, tembakan peringatan dilepas tak diindahkan sehingga terpaska dilumpuhkan,” sambungnya. 

Menurut Kapolsek, dari keterangan tersangka, bahwa aksi kejahatan itu dilakukan bersama temannya yang saat ini telah dinyatakan masuk daftar pencarian orang. Dari tangan tersangka, sampai dengan saat ini diamankan barang bukti satu unit telepon genggam. 

Selain menangkap Mat Angin, Iwan menambahkan, tim Jatanras juga berhasil menangkap pelaku spesialis pencurian dengan pemberatan, yakni Yudi Apriandi. “Tersangka Yudi ini beraksi bersama tiga temannya. Yang tiga sudah menjalani hukuman, sementara dia ini baru berhasil ditangkap setelah sekian lama buron,” terang Iwan. 

Iwan menjelaskan berdasarkan pengembangan  didapatlah inisial yang bersangkutan dan didapatlan keberadaanya. Petugas pun langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkapnya meski mendapat perlawanan dari tersangka. “Yudi dan komplotannya setiap kali beraksi pasti membawa senjata tajam untuk mengancam korbannya,” ungkapnya. 

Iwan menegaskan kepada tersangka, Mat Angin akan dikenakan pasal 363 dengan ancaman pidana penjara tujuh tahun sementara tersangka Yudi Apriandi akan dikenakan pasal 395 dengan ancaman pidana penjara sembilan tahun. “Menjelang idulfitri, saya mengimbau masyarakat untuk lebih waspada,” imbaunya. 

Iwan menyatakan demi meningkatkan keamanan di wilayah hukumnya, ia akan meningkatkan patroli rutin kepolisian di kawasan pemukiman. (adg)

 

Berita Terkait