Dua Kali Pemilik Warung Dirampok

Dua Kali Pemilik Warung Dirampok

  Kamis, 29 Oktober 2015 09:53
PERAMPOKAN: Korban perampokan Iswandi (51) terbaring di rumah sakit. Dua kali disatroni rampok di malam yang sama. AIRIN FITRIANSYAH/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINGKAWANG-Pemilik warung sembako di kawasan dongfeng dirampok, Senin pagi (26/10) di Lokasi Gudang Garam, Kelurahan Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan.Perampokan terjadi pukul 05.30 Wib. Korban M. Iswandi (51) sedang tidur sendirian. Saat terbangun korban melihat ada orang asing masuk ke dalam rumah.Korban terjaga dan melakukan perlawanan. Namun perlawanan korban berujung naas, tubuhnya berhasil dilukai sang perampok, dan pelaku segera melarikan diri.

"Saya ditusuk perampok, tolong pak. Saya takut. Uang milik saya habis. Biaya perobatan rumah sakit saya tidak punya," ucap Iswandi, saat dijenguk beberapa kerabatnya kemarin malam (27/10) di RS Harapan Bersama, kota Singkawang.Dia mengatakan kejadian perampokan sudah pernah dialami sebelumnya. 15 Mei 2015 lalu, uang Rp 78 juta dan emas 43 gram. Namun kasus perampokan ini tidak dilaporkan kepada pihak kepolisian.Alasannya, karena korban tidak memiliki saksi dan alat bukti. Ia menyampaikan pada saat perampokan pertama korban dipukuli hingga babak-belur oleh kawanan perampok. Akhirnya dia tidak sadarkan diri selama tiga hari di rumah sakit.

"Pelaku perampokan pertama kali tidak diketahui berapa orang. Tapi kedua kali perampokan ini, saya mengenal salah satu pelaku perampokan. Ini baru ada bukti dan saksi yang melihat kejadian perampokan," ungkapnya, saat ditanya soal perampokan tersebut. Iswandi menyatakan jumlah perampok itu sendiri tidak diketahui secara pasti. Namun dia mengenal jelas salah satu pelakunya.Hasil keterangan saksi mata pada saat kejadian ada dua orang perampok, yang melakukan kejahatan terencana tersebut. Sedangkan hasil penyelidikan pihak Kepolisian Sektor Singkawang Selatan baru satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus perampokan.

Ia berharap pihak kepolisian supaya menuntaskan kasus perampokan. Serta mengembangkan lebih lanjut kasus perampokan tersebut dilapangan. Supaya semua pelaku perampokan bisa ditangkap pihak kepolisian daerah."Saya hanya bisa mendengar salah satu pelaku perampokan sudah ditangkap pihak kepolisian. Semoga kasus perampokan ini bisa dikembangkan lebih lanjut oleh penegak hukum," pinta korban sedang mendapat perawatan medis.Saat dikonfirmasi atas kejadian perampokan Kapolsek Singkawang Selatan IPTU Zukri membenarkan kejadian pencurian sebuah warung milik korban benama M Iswandi alias usu, Senin (26/10) di Gudang Garam, Kelurahan Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan. Kornologis kejadian ketika warung korban sudah tutup.Sekitar pukul 02.00 Wib pelaku pencurian atas nama RO asal Mandor mengambil satu beberapa slop rokok melalui pintu warung lalu membawanya pergi.

Selanjutnya pukul 04.00 Wib pelaku pencurian mencoba kembali mendatangi warung korban dan mengambil minuman keras. Namun pemilik warung terbangun melihat pelaku. Akhirnya pelaku pencurian menusuk korban dengan sebilah pisau yang dibawanya sendiri hingga mengenai dada korban. Pada saat itu korban tersungkur ke tanah dan mengeluarkan darah lalu pelaku melarikan diri.Adapun pelaku, RO sudah ditahan beserta barang bukti, pakaian, rokok dan sebilah senjata tajam di Polsek Singkawang Selatan.Diperkirakan kerugian pencurian sedikitnya Rp 300 ribu. (irn)

Berita Terkait