Dua Jam Ditaruh, 600 Sarang Ludes

Dua Jam Ditaruh, 600 Sarang Ludes

  Rabu, 22 June 2016 10:15
BAZAR: Bazar Telur yang digelar Dispertanak dalam dua jam sudah ludes. MUSTA’AN/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

 
Meroketnya harga telur di bulan puasa ini mendorong pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perternakan (Dispertanak) kapuas Hulu menggelar bazar telur. Bazar telur yang digelar di depan kantor Dispertanak, Selasa (21/6) pagi dalam dua jam ludes.

Mustaan, Kapuas Hulu

WARGA pun antusias. Apalagi, harga telur ayam lokal yang ditawarkan memang jauh lebih murah dari harga pasar yang mencapai Rp 1600-1700/butir. Sementara telur yang dijual dibazar hanya Rp 1.360/butir. Bazar mulai dibuka jam 08.00 Wib, hanya dalam tempo dua jam, 600 sarang telur asal Singkawang ludes terjual.

"Besok kami lanjutkan lagi bazarnya," kata Maryatiningsih, Kabid Peternakan pada Dispertanak Kapuas Hulu.

Perempuan yang karib disapa Ningsih ini mengatakan, harga kebutuhan pokok yang ditawarkan di Bazar Murah Ramadan memang murah dari harga pasar. Langkah tersebut bukan untuk mematikan pedagang sembako. Tujuannya untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan Ramadan dan rayakan Idulfitri. Terutama untuk telur ayam yang akan digunakan untuk membuat kue lebaran.

Ningsih mengaku, Dispertanak juga bekerjasama dengan Bulog, sehingga ada dua stan bazar murah yang disediakan pemerintah. Dalam bazar ini, kata dia, bukan hanya masyarakat saja yang membeli telur, melainkan ibu-ibu PNS juga berbelanja.

"Semua boleh beli telur ini, termasuk PNS," ucapnya. Halimah warga Danau Kayan Kelurahan Putussibau kota mengaku senang dengan atas bazar telur ini.

"Sekarang Dipasaran telur sudah Rp 1.700-1800/butir. Saya tadi hanya beli dua kupon saja," katanya. Halimah mengatakan menjelang lebaran telur memang banyak dibutuhkan. Bukan hanya untuk konsumsi sehari-hari, tapi juga sebagai bahan membuat kue lebaran.

"Kalau sahurkan gampang saja goreng telur. Ini yang sekilo saya mau buat kue lebaran, beli dipasar sudah terlalu mahal," ucapnya.

Pada bazar murah yang digelar Pemkab Kapuas Hulu, pemerintah memang menyediakan 30 ribu butir. Dihari pertama, Pemda hanya menjual 600 sarang dan dilanjutkan  Rabu (22/6). Diperkirakan, telur yang disediakan masih kurang, karena masih banyak masyarakat yang belum tahu kegiatan bazar. Melihat animo masyarakat, diperkirakan bazar di hari ini akan lebih banyak yang datang.

Salah seorang pembeli, Hartati misalnya mengatakan bahwa ini selalu ditunggu oleh masyarakat. Apalagi dengan kondisi perekonomian seperti sekarang ini yang membuat mereka pun kesulitan.

‘’Iya, kan. Sekarang apa – apa mahal.Sudah lah mahal, eh barang pun tidak tersedia. Dengan adanya bazar ini akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan telur menyambut lebaran,’’ katanya.

Dia pun berharap kalau ke depannya, tidak hanya telur saja yang dijual tetapi kebutuhan lainnya. Misalnya daging ayam dan sapi, imbuhnya. (*)

Berita Terkait