Dua Bulan Beroperasi, Jadi Pilihan Masyarakat

Dua Bulan Beroperasi, Jadi Pilihan Masyarakat

  Senin, 1 Agustus 2016 09:30
DUKUNGAN: Ketua Komunitas Tripy, Khairul Ali bersama Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. Mirza/Pontianak Post

Berita Terkait

Aplikasi Tripy Diunduh Ribuan Konsumen

Berbagai inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Pontianak mewujudkan smart city terus dilakukan. Tak hanya pemerintah, wacana smart city yang menerapkan inovasi berbasis Informasi teknologi jadi peluang bisnis bagi pengusaha transportasi. Melalui aplikasi smartphone bernama Tripy, akses transportasi menjadi mudah.

Mirza Ahmad Muin, Pontianak 

Melihat perkembangan teknologi semakin canggih, membuat Khairul Ali mulai merintis usahanya dengan menggunakan perangkat gadget. Lama bermain di usaha travel, ia memberanikan diri membuat satu aplikasi on line yang diberi nama Tripy.

Tripy merupakan aplikasi pemesan taksi yang beroperasi di Pontianak. Usaha ini sudah berjalan dua bulan lalu. “Dua bulan berjalan, sekarang pengguna aplikasi Tripy sudah mencapai 3 ribuan orang. Untuk saat ini taksi kita baru 14 unit. Target di enam kecamatan, paling tidak 60 unit taksi mesti disiapkan,” ucap Ketua Komunitas Tripy, Khairul Ali kepada Pontianak Post, Minggu kemarin.

Pengoperasian Tripy saat ini dalam tahap pengenalan masyarakat. Namun lanjutnya, setelah melihat animo masyarakat mengakses aplikasi dalam dua bulan terakhir mencapai 3 ribuan orang, tampaknya keberadaan taksi on line diminati masyarakat Pontianak. Untuk soal tarif, Tripy juga tak membanderol harga mahal. Hitungannya per 3 kilometer Rp 25 ribu. 

Untuk pelayanan Tripy terbilang cepat. Saat masyarakat pesan taksi, nanti secara otomatis akan disambut operator taksi yang paling dekat dengan wilayah pemesan. Untuk saat ini, setelah pesan, 10-12 menit taksi bisa menjemput pelanggan. Target dia ke depan, dalam waktu lima menit pesan sopir taksi langsung menjemput.

Untuk saat ini, layanan Tripy baru menjangkau sekitaran wilayah Pontianak. seperti mengantar konsumen ke mal, hotel bahkan ke bandara. Namun saat ini pihaknya juga bekerajsama dengan beberapa pengelola tempat keramaian baru agar Tripy bisa masuk ke sana. Dengan dikenalnya Tripy, ia berharap ke depan semakin banyak pengguna memilih jasa Tripy sebagai angkutan perkotaan. 

Dalam layanan lanjutnya, Tripy mengutamakan transparan dan keamanan pelanggan. Dijelaskan dia, aman dalam artian begitu pesan, wajah sopir langsung tampak di aplikasi, selain itu langsung tersambung ke email. Makanya jika ada yang macam-macam langsung tersambung ke aplikasi. Agar layanan maksimal, internal Tripy lakukan pertemuan untuk membahas kejadian di lapangan, baik itu komplain masyarakat sampai penambahan wawasan sopri-sopir tripy.

Menurut dia, seorang sopir tidak hanya bertugas untuk mengantar orang dari satu tempat ke tempat tujuan lain. “Kalau di Tripy, bentuk komunikasi dua arah untruk menjalin keakraban merupakan awal agar konsumen merasa nyaman berada di dalam perjalanan,” terangnya. 

Hal senada disampaikan salah seorang pengguna jasa Tripy, Wahyu. “Selain aman saya merasa nyaman dan mudah berpergian bersama tripy  Tak hanya itu harga yang relatif terjangkau yaitu 25 ribu rupiah per 3 kilo meter membuat saya tertarik menggunakan Tripy. Menurut saya ini merupakan inovasi baru di Pontianak,” ucapnya.*** 

Berita Terkait