DP Resmi Tersangka

DP Resmi Tersangka

  Jumat, 24 June 2016 09:30

Berita Terkait

Kasus Pencabulan Siswi SMK

PONTIANAK - Polisi akhirnya menetapkan Dian Patria sebagai tersangka pada kasus pencabulan terhadap siswi salah satu SMK Negeri di Pontianak. Penetapan status tersangka terhadap pemilik Patria Education itu setelah ia menjalani pemeriksaan selama empat jam di ruang penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Pontianak, Kamis (23/6). 

Dari pantauan Pontianak Post, Dian Patria bersama anggota keluarga dan pengacaranya tiba di Mapolresta Pontianak sekitar pukul 09.00 WIB. Setibanya di kantor polisi, ia pun langsung masuk ke dalam ruangan penyidik untuk menjalani pemeriksaan. 

Selama proses pemeriksaan tersebut Dian Patria didampingi langsung pengecaranya, Zalmi Yulis. Sementara itu istri dan sejumlah anggota keluarga yang bersangkutan setia menunggu di depan ruangan penyidik. 

Sekitar pukul 13.00 WIB, Dian Patria sempat keluar untuk membuang air kecil di kamar mandi aula Polresta Pontianak, tampak yang bersangkutan ditemani salah satu anggota keluarga. Pria berambut keputih-putihan yang menggunakan baju kemeja panjang warna cokelat dan  celana kain hitam itu tampak lemah seperti sedang sakit.

Pukul 14.00 WIB atau kurang lebih empat jam lamanya proses pemeriksaan terhadap dosen di salah satu perguruan tinggi negeri di Pontianak itu pun selesai. Sang pengacara yang keluar dari ruangan lalu membawa istri dan anggota keluarga tersangka untuk meninggalkan ruang tunggu Unit PPA menuju ruang lobi di dekat ruangan Wakapolresta dan Kapolresta Pontianak.

Di ruang tunggu itu, istri Dian Patria yang menggunakan pakaian berwarna hijau tampak menangis histeris dan ia berusaha ditenangkan oleh seorang polisi wanita. Tak lama kemudian, ia pun dibawa ke salah satu ruangan untuk menenangkan diri. 

Berdasarkan Undang-undang nomor 35 tahun tahun 2014 tentang Perlindungan anak pada pasal 82, Dian Patria terancam pidana penjara lima sampai dengan 15 tahun dimana hukuman dapat ditambah sepertiga dari ancaman jika perbuatan itu dilakukan oleh orang tua, wali, pengasuh anak, pendidik atau tenaga pendidik.

Wakapolresta Pontianak, AKBP Veris Septianysah membenarkan jika hari ini (kemarin) terlapor kasus pencabulan terhadap anak, yakni Dian Patria menjalani pemeriksaan. “Panggilan pertama yang bersangkutan datang dan selama diperiksa penyidik mengajukan 39 pertanyaan,” kata Veris. 

Veris menegaskan, hampir empat jam menjalani pemeriksaan, Dian Patria pun sudah dapat dipastikan menjadi tersangka. “Keterangan saksi, alat bukti yang dikumpulkan penyidik dianggap sudah memenuhi untuk menetapkan Dian Patria sebagai tersangka,” tegasnya. 

Meski telah menetapkan statusnya sebagai tersangka, Veris menambahkan, Dian Patria sampai saat ini belum ditahan dan hanya dikenakan wajib lapor. Hal itu dilakukan karena kepolisian masih harus melakukan gelar perkara tengah yang melibatkan Polda Kalbar. “Gelar perkara ini akan menentukan apakah tersangka dapat ditahan atau tidak,” terangnya.

Sementara itu, Pengacara tersangka, Zalmi Yulis saat dimintai waktu untuk diwawancarai memilih menolak. “Saya belum bisa memberikan komentar,” kata Zalmi. (adg)

Berita Terkait