Dorong IPM, Sekolah Prioritaskan UKS

Dorong IPM, Sekolah Prioritaskan UKS

  Senin, 7 December 2015 09:31
BUKA RAKERDA: Wakil Bupati Sambas Pabali Musa saat membuka Rapat Kerja Daerah tentang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), baru-baru ini di Aula Kantor Bupati Sambas. HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

SAMBAS – Guna meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar anak didik, diperlukan usaha nyata. Salah satunya dengan mengoptimalkan program usaha kesehatan sekolah. Demikian diungkapkan wakil Bupati (Wabup) Sambas, Pabali Musa, saat membuka Rapat Kerja Daerah tentang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), baru-baru ini di Aula Kantor Bupati Sambas.

"Program UKS bertujuan meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar anak didik, dengan meningkatnya perilaku hidup bersih dan sehat, dan menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, sehingga memungkinkan peserta didik dapat tumbuh dan berkembang secara harmonis," ungkap Wabup. Hal tersebut, menurut Wabup, sebagaimana diamanatkan pada Peraturan Bersama 4 Menteri, yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Kesehatan, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri, dengan Nomor 6/PB/X/2014 dan seterusnya tentang Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah.

Rakerda yang difasilitasi melalui Bagian Kesejahteraan (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sambas ini, dihadiri pengelola UKS dari masing-masing kecamatan, para kepala UPT Dinas Pendidikan perkecamatan, para kepala sekolah dasar, serta tim pembina UKS Kabupaten.

Program Sekolah Sehat di Kabupaten Sambas, dijelaskan Wabup, akan dilaksanakan secara terpadu dan terintegritasi. Pelaksanaannya, menurut dia, seiring dengan pelaksanaan program pembangunan lainnya, yang dilaksanakan oleh masing–masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait, pada RPJMD Kabupaten Sambas Tahun 2010 – 2016. "Program Sekolah Sehat (UKS) merupakan salah satu program prioritas untuk meningkatkan Indeks Pembangunan  Manusia (IPM) Kabupaten Sambas,” ungkap Pabali.

Beberapa program dan kegiatan tersebut, menurut Wabup, dilaksanakan dengan konsep trias UKS, yakni  pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan penyehatan lingkungan sekolah. Pendidikan kesehatan, kata Wabup, menekankan pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), menanamkan konsep dan keterampilan hidup sehat, dan mengenalkan masalah–masalah yang menjadi hambatan bagi anak–anak yang kurang menguntungkan, seperti masalah narkoba, perilaku merokok, pernikahan dini, dan lain–lain.

Sedangkan kegiatan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan di sekolah, dijabarkan Wabup, antara lain penyuluhan kesehatan, penjaringan kesehatan anak sekolah, usaha kesehatan gigi anak sekolah, pelayanan rujukan, imunisasi anak sekolah, pemantauan tumbuh kembang, dan pelatihan kader (dokter kecil/KKR) untuk keterampilan P3K/P3P.

Untuk memonitoring dan mengevaluasi pelaksanaan Program UKS, dilaksanakan kegiatan Lomba Sekolah Sehat secara rutin dan berjenjang. "Melalui rapat kerja hari ini (kemarin, Red) saya mengharapkan para peserta rapat  dapat menyusun kegiatan yang mudah diaplikasikan pada proses belajar mengajar di sekolah dan integrasi dengan kegiatan sehari–hari," harapnya. Dengan demikian, kata dia, program trias UKS dapat dilaksanakan dan tidak menjadi beban baru bagi sekolah dan tenaga pengajar. Demikian juga pendanaan atau anggaran kegiatan, dia menambahkan, diupayakan dari dana yang ada. (har)