Dor!! Maling Terkulai

Dor!! Maling Terkulai

  Sabtu, 21 May 2016 09:50

Berita Terkait

PONTIANAK - Polisi berhasil menangkap seorang tersangka pencurian spesialis di perumahan. F alias K ditangkap di Tempat Penampungan Ikan (TPI), Kecamatan Pontianak Barat, pada Jumat (20/5) pukul 00.30.

Saat dilakukan penangkapan, tersangka pencurian dengan pemberatan tersebut berusaha melawan dan hendak melarikan diri dari kejaran polisi. Namun polisi yang tak ingin targetnya lepas langsung melepaskan tembakan peringatan.

Tembakan peringatan tersebut, tak membuat tersangka gentar, ia tetap berusaha melarikan diri hingga akhirnya dua peluru timah panas menembus kaki kanannya hingga membuatnya terkulai.

Kapolsek Sungai Kakap AKP Agus Hasanudin mengatakan, tersangka diketahui kerap melakukan aksi pencurian di wilayah hukum Polsek Sungai Kakap. Pada 12 Mei lalu yang bersangkutan berhasil masuk ke rumah seorang warga dan mengambil sejumlah barang berharga.

Lama masuk dalam pencarian orang, lanjut Agus, anggotanya lalu mendapat informasi bahwa tersangka berada di TPI, Kecamatan Pontianak Barat. Dari informasi tersebut dilakukan pengejaran hingga akhirnya yang bersangkutan berhasil ditangkap. “Tersangka terpaksa dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap,” kata Agus.

Agus menuturkan, setelah dilumpuhkan tersangka langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dan saat ini telah berada di Mapolsek Sungai Kakap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Jadi tersangka ini lari, sambil membawa pedang. Lalu sembunyi di semak-semak. Kami minta menyerahkan diri pun tidak mau,” ucapnya.

Agus mengungkapan dari keterangan tersangka jika keberadaannya malam itu di sungai hendak melarikan diri ke Sambas dengan cara menyeberangi sungai dengan menggunakan sampan yang dicurinya.

“Untuk sementara barang bukti yang diamankan dari tersangka sebilah pedang diduga hasil curian. Akan terus kami dalami barang bukti lainnya dan aksi-aksi kejahatannya,” terangnya.

Agus menegaskan tersangka akan dikenakan pasal 363 dengan ancaman pidana penjara tujuh tahun. “Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan keamanan, mulai mengaktifkan kembali sistem keamanan keliling dan segara melaporkan jika melihat kehadiran orang yang mencurigakan,” imbaunya.

Sementara itu, polisi berhasil meringkus dua pengedar sabu, Ag dan W di dua tempat berbeda. Dari tangan kedua pengedar tersebut diamankan 15 gram sabu siap edar, Jumat (20/5). Kedua tersangka tersebut ditangkap dalam dua hari perburuan, polisi terlebih dahulu berhasilmenangkap Ag yang merupakan warga Sosok, Sanggau. Selanjutnya dari keterangan tersangka pertama dilakukan penangkapan pengedar sabu lainnya, yakni W di Pontianak Timur.

Kasat Narkoba Polresta Pontianak Kompol Abdullah Syam mengatakan, penangkapan pengedar sabu tersebut berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai seseorang yang diduga menjual sabu. “Dari informasi itu dilakukan pengintaian, dan dilakukan penangkapan terhadap dengan barang bukti sepuluh gram sabu,” kata Abdullah.

Abdullah menuturkan, dari keterangan tersangka pertama dilakukan pengembangan hinngga selanjutnya berhasil ditangkap pengedar sabu lainnya yang diduga jaringan Ag, yakni W. “Tersangka W ditangkap di Pontianak Timur, dengan barang bukti  lima gram sabu dan delapan butir ekstasi,” ungkapnya.

Abdullah menyatakan bahwa satu dua tersangka yang diamankan itu merupakan pengedar sabu antarkabupaten.  “Ag ini selain sabu, kami amankan timbangan elektrik, mobil dan ditangkap saat melakukan transaksi,” sambungnya.

Abdullah mengungkapkan dari hasil penyelidikan sementara kedua tersangka ini mengaki tidak saling mengenal. Namun dari keterangan Ag jika barang haram tersebut didapatnya dari seseorang yang tinggal di Pontianak Timur.

Menurut dia, keterangan kedua tersangka akan terus didalami untuk mendapatkan petunjuk lainnya mengendai pelaku-pelaku lainnya yang terlibat dalam peredaran sabu di Pontianak. “Untuk barang bukti sudah kami serahkan ke BBPOM untuk diuji. Para tersangka masih menjalani pemeriksaan untuk pengembangan,” terangnya. (adg)

 

 

Berita Terkait