Dongkrak Daya Saing Bidang Pendidikan

Dongkrak Daya Saing Bidang Pendidikan

  Selasa, 3 May 2016 10:18
UPACARA: Bupati Sambas, pimpin upacara peringatan Hardiknas di Halaman Kantor Bupati. Peserta upacara mengenakan baju adat daerah. OZY/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SAMBAS- Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menggariskan Indonesia akan menjadi bangsa yang disegani dunia dan akan berhasil dalam berbagai kompetisi era global jika tinggi kualitas manusianya. 

Hari Pendidikan Nasional dirayakan sebagai hari kesadaran tentang pentingnya kualitas manusia. “Manusia yang terdidik dan tercerahkan adalah kunci kemajuan bangsa,” kata Bupati Sambas, dr Hj Juliarti Dj Alwi MPH saat membacakan sambutan menteri pendidikan dan kebudayaan RI Anies Baswedan ketika upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, di Halaman Kantor Bupati Sambas, Senin (2/5).

Segala capaian yang diraih sebagai individu maupun sebagai bangsa kolektif sebut Juliarti tak lepas dari persinggungan dengan pendidikan. Mutu dan jenjang pendidikan lanjut dia berdampak besar pada ruang kesempatan untuk maju dan sejahtera. “Maka memastikan setiap manusia Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang bermutu sepanjang hidupnya sama dengan memastikan kejayaan dan keberlangsungan bangsa” tutur dia.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas, Drs H Jusmadi MH mengatakan tantangan dunia pendidikan saat ini sangat berat dan kompleks, banyak faktor di luar yang memengaruhi anak-anak untuk bertumbuh kembang, baik itu berkaitan dengan kecerdasan daya pikir, mental maupun spiritualnya.

Meningkatkan mutu pendidikan tidaklah cukup dengan memperhatikan prestasi akademik dan potensi bakat masing-masing anak, pembinaan karakter moral juga menjadi penekanan yang penting. Dunia yang berkembang begitu cepat sangat memengaruhi proses pendidikan anak. 

“Saat ini kita sambil berjalan dan seterusnya, juga telah melakukan langkah antisipasi, bahwa mendidik anak tidaklah cukup dengan program akademik dan pengembangan talenta anak, tapi juga kita sangat menekankan pendidikan moral, sekali lagi saya katakan, sangat menekankan pendidikan moral. Disitulah nilai-nilai agama, kesopan

santunan, rasa saling menghargai, menghormati, menyayangi dan nilai-nilai kemanusiaan lainnya sangat penting kita ajarkan dan tanamkan di benak anak-anak didik kita. Supaya mereka menjadi manusia yang berkualitas seimbang, yang berotak cerdas, bermental kuat, dan berjiwa saleh dalam keimanan,” kata Drs H Jusmadi MH.

Selama ini, Dinas pendidikan telah melakukan berbagai terobosan untuk mendongkrak daya saing pendidikan di kabupaten Sambas. Dari segi akses pendidikan, telah berdiri disetiap kecamatan sekolah setingkat SD, SMP dan SMA. Tujuannya supaya anak-anak usia sekolah bisa menikmati pendidikan yang tidak terlalu jauh dari kampung halamannya. 

Kemudian, peningkatan mutu nilai, juga telah dilakukan berbagai program pembelajaran dengan menyesuaikan kurikulum mata pelajaran. Dan yang tidak kalah pentingnya, saat ini para guru pun digembleng terus kompetensi mengajarnya dengan memberikan modul pelatihan bertahap, dari kementerian pendidikan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan di derah.

Untuk mendukung dan mencukupi tenaga pengajar SD dan SMP saat ini yang dirasa masih kurang, kata Jusmadi, tahun ini (2016) akan dicari 100 guru honor yang statusnya honor daerah (bukan PNS). 

“Seleksi akan kita laksanakan dalam waktu dekat ini, insya Allah pada Juli nanti 100 guru honor yang kita berdayakan siap berkarya, menutupi kekurangan guru, terutama di daerah sangat membutuhkan tenaga pengajar,” katanya.

Menutup pembicaraan, Jusmadi berpesan, agar semua pihak terutama guru, orang tua dan masyarakat agar bersama-sama mengawal anak-anak didik, terutama SD dan SMP, karena tidak lama lagi 9 Mei akan diadakan ujian nasional untuk SMP , kemudian pada 16 Mei dilaksanakan ujian daerah untuk SD.

“Mari bersama kita kawal masa penting anak-anak yang akan mengikuti ujian pada tanggal 9 dan 16 Mei nanti. Kita berikan ketenangan agar anak-anak kita bisa belajar dengan sebaik-baiknya,” katanya. 

Memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 Mei, Pemkab Sambas juga tidak ketinggalan memeriahkan agenda tahunan nasional ini. Bahkan akan melaksanakan berbagai kegiatan selama satu bulan penuh (salama Mei 2016) sesuai dengan surat edaran dari kementerian Pendidikan.(ozy/ser)

Berita Terkait