Dominasi Permainan, Sevila Ditaklukkan Real Madrid

Dominasi Permainan, Sevila Ditaklukkan Real Madrid

  Rabu, 10 Agustus 2016 09:17
FOTO JONATHAN NACKSTRAND /AFP

Berita Terkait

LAGA dramatis sekaligus menegangkan tersaji di final Piala Super Eropa 2016, Rabu (10/9) dini hari WIB. Real Madrid mampu menjadi pemenang usai mengalahkan Sevilla melalui momen ajaib Sergio Ramos dan Dani Carvajal.

Bermain di Lerkendal Stadion, Rabu (10/8) dinihari, Madrid dibuat kesulitan meladeni perlawanan Sevilla. Padahal, Sevilla yang menyandang status juara Liga Europa, tampil dengan 10 orang setelah Timothee Kolodziejczak diganjar kartu merah.

Sementara itu, Madrid yang merupakan juara Liga Champions musim lalu coba menguasai jalannya pertandingan sejak bola digulirkan.  Pada menit ke-21, Marco Asensio membawa Madrid memimpin. Bola hasil tembakan keras kaki kirinya menghujam pojok kiri atas gawang Sevilla.

Tertinggal satu gol, Sevilla meningkatkan tempo serangan. Lima menit jelang turun minum, Sevilla mampu menyamakan kedudukan. Bola sepakan kaki kiri Franco Vazquez dari dalam kotak penalti melesat mulus masuk ke dalam gawang Real Madrid. Skor 1-1 menghiasi jeda pertandingan.

Pada babak kedua, Sevilla sukses menggandakan keunggulan lewat titik putih pada menit ke-72. Hadiah penalti diberikan wasit setelah Sergio Ramos melakukan pelanggaran pada Vitolo.

Yevheny Konoplyanka sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Bola eksekusi penalti Konoplyanka mampu mengelabui kiper Madrid, Kiko Casilla.

Sampai 90 menit, Madrid belum mampu mencetak gol balasan. Pendukung Sevilla sudah bersiap merayakan kemenangan. Namun, momen ajaib dan dramatis tersaji.

Sergio Ramos membayar kesalahan yang menyebabkan penalti Sevilla dengan mencetak gol pada menit ke-90+3. Bola sundulan Ramos memanfaatkan umpan silang Lucas Vazquez bersarang mulus di gawang kosong yang sudah ditinggal kiper Sergio Rico.

Sampai waktu normal berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Alhasil, laga harus dilanjutkan ke babak tambahan karena skor masih sama kuat 2-2.

Pada babak pertama perpanjangan waktu, Sevilla harus bermain dengan 10 orang setelah Timothee Kolodziejczak diganjar kartu kuning kedua. Dia meninggalkan lapangan pada menit ke-93 setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Vazquez.

Saat pertandingan menyisakan satu menit lagi, momen ajaib kembali diciptakan El Real. Lewat aksi individu menggiring bola menerobos kotak penalti, Carvajal melesakkan bola dengan sepakan kaki kanan. 

Gol itu membuat seluruh tim dan fans Madrid larut dalam euforia. Dua momen ajaib, dramatis, sekaligus menegangkan membawa mereka menjuarai Piala Super Eropa 2016.

Bagi Real Madrid, ini adalah gelar ketiga di ajang Piala Super Eropa. Sebelumnya, mereka pernah meraih titel juara pada 2002 da 2004.

GAGAL MANFAATKAN DOMINASI

Pelatih Sevilla, Jorge Sampaoli, menyebut kekalahan dari Real Madrid karena timnya gagal memanfaatkan dominasi. Gol kemenangan Madrid tercipta jelang berakhirnya babak perpanjangan waktu. Dani Carvajal membobol gawang Sergio Rico pada menit ke-119. Kedua tim harus melewati extra time setelah dalam waktu normal bermain imbang 2-2.

Sevilla sebenarnya mendominasi pertandingan. Terutama pada babak kedua. Sempat tertinggal 0-1 pada menit ke-21 setelah Marco Asensio mencetak gol, Sevilla menyamakan kedudukan pada menit ke-41 lewat Franco Vazquez.

Pada babak kedua, Sevilla sangat dominan. Mereka mencetak gol menit ke-72 lewat penalti Evgen Konoplyanka dan membawa Sevilla unggul 2-1. Namun, sundulan Sergio Ramos pada menit ke-90 membuat kemenangan Sevilla di depan mata buyar. Pada akhirnya, mereka harus kalah setelah Carvajal mencetak gol di perpanjangan waktu.

Sampaoli sendiri bangga dengan performa para pemainnya. Tapi, dia menyesalkan ketidakmampuan pemainnya menambah gol pada babak kedua meski tampil dominan. Andai bisa mencetak gol lagi, cerita disebutnya akan berbeda.

"Kekalahan kami lebih karena kami gagal memanfaatkan dominasi di babak kedua. Seharusnya kami bisa mencetak gol lebih dari satu di babak kedua. Kami memiliki banyak peluang, tapi gagal menjadi gol," sebut Sampaoli seperti dilansir Soccerway.

Meski begitu, Sampaoli tetap memuji semangat juang para pemainnya. "Saya bangga dengan performa anak-anak. Persiapan kami singkat, tapi kami telah menunjukkan keberanian yang luar biasa. Kekurangan kami hanya gagal meraih trofi," imbuh Sampaoli.

RONALDO TURUT GEMBIRA

Cristiano Ronaldo tak ikut ke Norwegia bersama Real Madrid dalam perebutan Piala Super Eropa 2016 melawan Sevilla. Tapi, dia tetap merayakan trofi tersebut dengan mengunggah foto perayaan juara Madrid di akun Instagram miliknya.

Kapten timnas Portugal tersebut masih menjalani pemulihan akibat cedera yang dialaminya di final Euro 2016. Dia masih berada di negaranya, Portugal, dan berkumpul bersama keluarganya.

Saat rekan-rekannya berpeluh-peluh menghadapi Sevilla, Ronaldo tak ketinggalan menyaksikannya lewat layar kaca. Dia kemudian mengambil gambar di televisi saat Sergio Ramos cs mengangkat trofi juara.

Ronaldo menuliskan "champions" di foto tersebut.

Selain Ronaldo, dalam laga tersebut, Los Merengues - julukan Madrid, juga tak diperkuat Gareth Bale, Toni Kroos, Pepe, dan Keylos Navas. Mereka juga terkendala masalah kebugaran.

Usai menjuara Piala Super Eropa 2016, Loe Merengues akan menghadapi Reims dalam laga persahabatan pada 16 Agustus. Lima hari kemudian memulai Divisi Primera musim 2016-17 dengan melawan Real Sociedad. (epr/ira/JPG)  

Susunan Pemain:

Real Madrid (4-3-3): 13-Kiko Casilla; 2-Daniel Carvajal, 4-Sergio Ramos, 5-Raphael Varane, 12-Marcelo; 22-Isco (19-Luka Modric 66'), 14-Casemiro, 16-Mateo Kovacic (10-James Rodriguez 73'); 17-Lucas Vazquez, 21-Alvaro Morata (9-Karim Benzema 62'), 28-Marco Asensio.

Sevilla (3-4-3): 1-Sergio Rico; 21-Nicolas Pareja, 6-Daniel Carrico (23-Adil Rami 51'), 5-Thimothee Kolodzieczak; 14-Hiroshi Kiyotake, 15-Steven N'Zonzi, 8-Vicente Iborra (4-Matias Kranevitter 74'), 22-Franco Vazquez; 25-Mariano, 9-Luciano Vietto (10-Yevhen Konoplyanka 67'), 20-Vitolo.

 

Berita Terkait