Disperindagkop Jamin Ketersediaan Gas, Terbantu SPBE Delta Pawan

Disperindagkop Jamin Ketersediaan Gas, Terbantu SPBE Delta Pawan

  Rabu, 27 January 2016 11:17
PIKUL ELPIJI: Tampak salah seorang warga dengan menggunakan sepeda motor memikul tabung elpiji. Kehadiran SPBE di kabupaten ini turut membantu tercukupinya kebutuhan gas di Kayong Utara. DANANG PARSETYO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Kehadiran Stasiun Pengisisian Bahan Bakar  Elpiji (SPBE) di Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, sangat membantu keperluan pasokan elpiji di Kabupaten Kayong Utara. Terlebih SPBE tersebut letaknya tidak jauh dari kaki Jembatan Pawan II.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperidagkop) Kabupaten Kayong Utara,  A Azahari Asnan, mengungkapkan jika Kayong Utara terbantu oleh jarak yang dekat dengan Kabupaten Ketapang, sehingga memudahkan ketersediaan elpiji di kabupaten ini. Hal ini, diakui dia, jauh lebih mudah jika dibanding dulu, saat mereka harus memasok kebutuhan tersebut dari Kota Pontianak.

“Tentunya keberadaan SPBE tersebut dapat lebih terjangkau jika dibanding harus memasok dari Pontianak, dengan jarak yang cukup jauh. Karena mengenai hal itu sempat terjadinya gejolak harga. Hal itu terjadi beberapa tahun yang lalu,” ucap Azahari di Sukadana, kemarin.Mengenai hal ini, dia mengaku bersyukur atas keberadaan SPBE tersebut. Keberadaan SPBE tersebut, diakui dia, dapat kembali menyetabilkan harga gas pertabungnya. “Alhamdulillah, dengan keberadaan SPBE, dapat kembali menstabilkan harga pertabung gasnya. Hal ini pula tentunya sangat disambut baik oleh masyarakat di sini (Kayong Utara, Red), yang mana saat ini gas elpiji tersebut menjadi keperluan sehari-hari bagi masyarakat,” tutur Azahari.

Pihak Disperindagkop sendiri, diakui dia, turut menjalin koordinasi bersama Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESD) Kabupaten Kayong Utara, agar dapat membagi pangkalan gas per zona kecamatan hingga perzona desa. Kaena, menurut dia, dengan hal tersebut, dapat lebih mempermudah jangkauan masyarakat untuk membelinya. “Kalau dibagi perzona, menurut saya akan lebih terjagkau bagi masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, saat ini untuk keperluan gas di Kecamatan Pulau Maya dan Kecamatan Kepulauan Karimata, diakui dia, dalam pengirimannya cukup berat. Terlebih, dia menambahkan, saat ini, dari kedua kecamatan terjauh tersebut harus mengambil di Kecamatan Teluk Batang, yang jaraknya cukup jauh. 

“Selain itu, yang kita juga sayangkan saat ini di kecamatan ibukota Kabupaten Kayong Utara (Sukadana, Red) belum terdapat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Malahan yang duluan ada di Kecamatan Teluk Batang. Dan ini juga sudah akan beroperasi yang ada di Kecamatan Simpang Hilir. Untuk itu, semoga saja, dalam waktu dekat SPBU di Sukadana ini dapat dibangun,” harapnya. (dan)    

 

Berita Terkait