Diskominfo Gelar Pelatihan Jurnalistik

Diskominfo Gelar Pelatihan Jurnalistik

  Kamis, 14 December 2017 10:00
PELATIHAN: Diskominfo Sambas gelar pelatihan dan pembinaan jurnalistik yang diikuti perwakilan OPD. Sebagai pemateri Khairul Rahman ST dari Pontianak Post.OZY/Pontianak Post

Berita Terkait

SAMBAS - Pemerintah Kabupaten Sambas melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Rabu (13/12) menggelar pelatihan dan pembinaan Jurnalistik. Kegiatan diikuti perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) termasuk dari kecamatan dan menghadirkan pemateri dari Harian Pontianak Post, Khairul Rahman ST.

Kegiatan dilaksanakan di Ruang pertemuan Hotel Pantura Jaya. Dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sambas, Drs H Darsono Msi.  Usai membuka kegiatan, Darsono menyampaikan, kegiatan yang digelar, merupakan upaya agar di setiap OPD hingga di Kecamatan. Memiliki pegawai yang memahami dan mengetahui terkait dengan jurnalistik, terutama dalam membuat berita kegiatan- kegiatan di dinasnya masing-masing.

“Kami berharap, melalui pelatihan ini OPD di lingkungan Pemkab Sambas, paling tidak bisa memahami dan mengetahui seperti apa itu jurnalistik, termasuk dalam hal membuat sebuah berita untuk laporan hasil kegiatan,” kata Darsono.

Ke depannya, selain kegiatan-kegiatan. Dinas juga bisa menyampaikan ke masyarakat, terkait program kerja yang ada di masing-masing OPD. Yang nantinya bisa disharing melalui Diskominfo yang selanjutnya bisa disebar di masyarakat.

Darsono menyebutkan, dalam pelatihan. Diikuti perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga ditingkat kecamatan yang ada di Kabupaten Sambas. “Yang datang adalah perwakilan dari OPD,” katanya. Mengenai pemateri, sebut Darsono, pihaknya menghadirkan wartawan senior dari Harian Pontianak Post, Khairul Rahman ST.

Khairul Rahman, menyampaikan sejumlah materi jurnalistik kepada seluruh peserta. Mulai dari penjabaran bagaimana seorang wartawan bekerja, memiliki kode etik yang harus dipatuhi. “Dalam melaksanakan tugasnya, wartawan memiliki kode etik. Dan itu harus dipatuhi ketika wartawan melaksanakan tugasnya,” katanya. Khairul Rahman, juga menjabarkan bagaimana sebuah proses berita itu diterbitkan. “Sebuah berita yang sudah terbit di surat kabar, itu adalah produk redaksi, disitu ada wartawan serta redaksi,” katanya.(fah) 

Berita Terkait