Disangka Kucing, Eh... Ketemu Bayi

Disangka Kucing, Eh... Ketemu Bayi

  Sabtu, 12 Agustus 2017 12:44

Berita Terkait

PONTIANAK - Warga Dusun Jaya Praya, Desa Korek, Kecamatan Sungai Ambawang, Kubu Raya menemukan bayi malang yang diduga dibuang orangtuanya. Bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat badan 1,6 kilogram itu disimpan di atas kursi tempat pencucian motor milik Urbanus Udut, Jumat (11/8).

Urbanus Udut, pemilik pencucian motor adalah orang yang menemukan bayi malang tak berdosa itu. Saat itu, sekira pukul 06.15, ia hendak mengeluarkan sepeda motor untuk mengantar anaknya ke sekolah.

Dari depan rumah, terdengar suara tangis seperti suara anak kucing. Udut mengecek sumber suara. Yang ditemukannya ternyata sesosok bayi terbungkus kain, berkulit kemerah-merahan dengan kondisi tali pusar sudah terpotong.

“Saya langsung gendong bayinya. Dia langsung buka mata, mulutnya terbuka seperti mau minta susu,” kata Udut, ketika dihubungi Pontianak Post.

Udut mengatakan, dugaannya bayi malang itu telah dibuang orangtuanya sejak subuh atau pukul 04.30. “Subuh itu, saya dengar suara seperti anak kucing nangis. Tapi saya tidak hiraukan,” ucapnya.

Udut mengaku setelah menemukan bayi itu, ia langsung melaporkan temuannya kepada pengurus RT. Untuk memastikan kesehatannya, bayi itu dibawa menuju rumah sakit. “Dalam hati saya, tega benar orangtua buang anak. Itu karunia Tuhan. Memang tak punya hati,” kesal Udut.

Udut berharap siapapun yang akan mengasuh bayi itu, agar mengasuhnya dengan kasih sayang, diurus seperti anak sendiri dan tidak disia-siakan. “Kalau saya orang yang ekonominya berkecukupan, pasti saya yang mengurusnya. Tapi saya masih ada anak kecil, bukan orang kaya, jadi biarkanlah orang lain yang mengurusnya,” ucapnya.

Sementara itu, Pejabat sementara Kapolsek Sungai Ambawang, AKP Heri Purnomo membenarkan, adanya temuan bayi di Desa Korek yang dibuang oleh orangtuanya.

“Ketika kami dapat informasi, anggota langsung menuju tempat penemuan bayi. Bayi itu lalu dibawa ke Puskesmas Desa Lingga. Namun ternyata harus dirujuk ke rumah sakit Sudarso,” kata Heri.

Heri menyatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembuang bayi itu.

“Tentu saksi-saksi akan dimintai keterangan. Kami mengimbau kepada bidan atau dukun beranak yang kemarin subuh atau malam merasa membantu persalinan bayi yang dibuang ini dapat segera memberi informasi kepada kami,” imbaunya. (adg)

 

 

Berita Terkait