Dirjen Dukcapil Sanksi Pemkab

Dirjen Dukcapil Sanksi Pemkab

  Selasa, 16 January 2018 10:00
HABIS ; Salah seorang warga melihat pengumuman blanko e-KTP habis. Saat akan meminta pelayanan e-KTP pada Disduk Capil Kapuas Hulu.FOTO MUSTA'AN

Berita Terkait

Jaringan Pencetakan e-KTP di Blokir

PUTUSSIBAU--Pelantikan Kepala Disdukcapil Kapuas Hulu oleh Bupati Kapuas Hulu beberapa bulan yang lalu ternyata menyisakan persoalan baru. Pasalnya pelantikan Kadisdukcapil Kapuas Hulu yakni Usmandi  dinilai oleh Dirjen tak sesuai dengan prosedur. Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri ‘Marah’ kepada Pemkab Kapuas Hulu dengan melakukan pemblokiran pencetakan e-KTP yang asli.

Entah sudah berapa lama pencetakan e-KTP asli oleh Disdukcapil Kapuas Hulu ini tak bisa dilakukan akibat ‘Marah’ nya Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil kepada Pemkab Kapuas Hulu atas pelantikan kepala dinas yang dianggap melanggar aturan.

Namun yang pasti akibat persoalan ini membuat masyarakat yang ingin mendapatkan e-KTP asli pun haus kecewa berat karena mereka sudah lama melakukan perekaman namun e-KTP aslinya hingga kini belum bisa didapatkan.

"Saya sudah dua kali mengantarkan persyaratan pengajuan untuk mencetak KTP Elektronik, ke dinas dukcapil Kapuas Hulu tapi ditolak dengan alasan masih ada gangguan dari pusat," kata Fian warga Kapuas Hulu, Senin (15/1). Adanya gangguan ini kata Fian, dirinya tak bisa berbuat banyak kecuali hanya menunggu kapan jaringan di Kementrian Pusat kembali normal.

"Ya sebagai masyarakat hanya nunggu kapan bisa mendapatkan KTP Elektronik yang asli, dari pemerintah. Untung saja ada KTP sementara dari Dindukcapil bisa dipakai untuk sementara. Kami harap bisa segera mendapatkan KTP Elektronik yang asli," ungkapnya.

Sementara itu Asrol Jadid Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dindukcapil Kapuas Hulu meminta maaf kepada masyarakat karena untuk saat ini masih diisolir atau diblokir sama Dirjen. "Jadi sehingga terjadi gangguan tak bisa mencetak KTP Elektronik yang asli. Saat ini hanya bisa merekam saja, belum bisa mencetak," tuturnya.

Saat ditanya apa penyebab diisolir oleh Dirjen, Asrol menjelaskan, karena pelantikan Kepala Disdukcapil Kapuas Hulu dinilai oleh Dirjen tak sesuai dengan prosedur. "Ya maka jaringan di isolir sama pak Dirjen," ucapnya.

Asrol menjelaskan, untuk mengatasi permasalahan ini, Pemerintah Daerah Kapuas Hulu sudah mengajukan nama usulan sebagai Kadisdukcspil ke Kementerian melalui Gubernur tinggal menunggu persetujuannya saja. "Saya pun tidak bisa berbuat banyak dalam hal ini, kalau tidak diselesaikan segera begitu teruslah keadaannya," ujarnya.

Untuk sementara ini kata Asrol, pihaknya hanya bisa melakukan perekaman dan membuat Surat Keterangan (Suket) sementara KTP. "Kami sangat kasihan kepada masyarakat, dengan keadaan permasalahan ini," ungkapnya.

Menanggapi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kapuas Hulu tak bisa mencetak e-KTP, diakibatkan jaringan diblokir oleh Dirjen Mendagri, Anggota DPRD Kapuas Hulu Hairudin mendesak pihak Kementerian Dalam Negeri untuk membuka jaringannya supaya Pemda Kapuas Hulu bisa mencetak KTP Elektronik yang asli.

"Kita mendesak pihak terkait untuk segera menyelesaikan persoalan yang ada di Dinas Dukcapil Kapuas Hulu,"ucapnya. Hairudin mengatakan, kalau memang ada sanksi apakah harus merugikan masyarakat, dalam hal pembuatan KTP elektronik dan harus mengisolir jaringan tentu sangat disayangkan masyarakat menjadi korban.

"Kami sangat mengapresiasi Dinas Dukcapil Kapus Hulu selama ini, sudah malaksanakan Fungsi pelayanan dengan baik," ucapnya. Selama ini juga jelas Politisi PAN itu masyarakat Kapuas Hulu sangat proaktif dalam mengurus e-KTP. "Apalagi tahun ini merupakan tahun politik dan kami berharap semua masyarakat memiliki hak pilih nantinya sesuai KTP Elektronik,"pungkasnya.(aan)

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait