Diperkuat Pemain Timnas, Disbun Jawara

Diperkuat Pemain Timnas, Disbun Jawara

  Senin, 22 February 2016 08:33
SERAH PIALA: Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Ketapang, Sikat Gudag, menyerahkan piala kepada para juara Disbun Cup 2016 di Lapangan Tanjungpura, kemarin. AHMAD SOFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

KETAPANG – Kesebelasan Dinas Perkebunan (Disbun) berhasil menjuarai turnamen sepakbola antar perusahaan perkebunan di Ketapang, Disbun Cup 2016. Di partai final yang berlangsung di Lapangan Tanjungpura, Kamis (19/2) sore, Disbun mengandaskan perlawanan kesebelasan PT Aditya Agro Indo melalui adu penalti.

Kemenangan tim yang diperkuat oleh salah satu mantan pemain Tim Nasional Indonesia, Isnan Ali, harus ditentukan melalui adu penalti. Skor sama kuat 1-1 membuat perebutan juara harus ditentukan melalui adu tos-tosan. Apiknya penampilan penjaga gawan mereka di bawah mistar gawang, membuat tim ini berhasil juara. Dua eksekusi penalti pemain PT Aditya berhasil dihalau, dan satu tendangan lainnya melenceng. Sementara tiga algojo Disbun, termasuk Isnan Ali, berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik. Skor 3-0 menyudahi partai final tersebut.

Kepala Disbun Kabupaten Ketapang, Sikat Gudag, menjelaskan jika turnamen sepakbola antarperusahaan perkebunan ini, merupakan serangkaian kegiatan dari Hari Bhakti Perkebunan ke-57 yang dimulai pada Desember 2015 lalu. "Turnamen sepakbola ini puncak dari Hari Bhakti Perkebunan. Sebelumnya juga kita melaksanakan penanaman bibit karet," katanya, saat penutupan.

Ia menjelaskan, pada Hari Bhakti Perkebunan kali ini mereka mengambil tema: Siapa yang menanam, dia yang memanen. "Ini kita usahakan untuk menjadi agenda tahunan. Kita harapkan juag di tahun depan lebih banyak lagi perusahaan perkebunan yang terlibat, sehingga lebih meriah lagi," harapnya.Ia menjelaskan, turnamen sepakbola kali ini diikuti 14 tim dari total 73 perusahaan perkebunan. "Kepada tim yang juara, saya ucapkan selamat. Kepada tim yang belum bisa menjadi juara, jangan kecewa. Tahun depan masih ada. Karena ini akan menjadi agenda tetap. Terlebih kita siapkan piala tetap dan piala bergilir," pungkasnya.

Sementara itu, manager Sosial dan Keamanan PT Aditya Agro Indo, Suwarno, mengaku tidak menyangka jika mereka bisa melaju ke partai final. "Karena kita merupakan tim yang tidak diunggulkan. Ini sebuah kejutan bagi kami karena bisa melaju ke final," katanya usai pertandingan.Meskipun hanya menempati peringkat dua, namun ia mengaku senang. Karena seluruh pemain yang diturunkan mereka merupakan karyawan perusahaan. "Ini yang pertama kalinya kita bisa mencapai partai final di turnamen tingkat kabupaten. Ini hasil kerja keras dan kekompakan tim," ujarnya.Perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Kecamatan Simpang Hulu ini berjanji akan selalu mengikuti even ini. "Tahun depan kita mau berpartisipasi lagi. Dan mudah-mudahan tahun depan bisa sampai final lagi dan bisa menjadi juara," harapnya. (afi)

Berita Terkait