Dinkes Sasar Daerah Terpencil

Dinkes Sasar Daerah Terpencil

  Senin, 21 December 2015 10:30
PENYULUHAN: Sebelum dikhitan, 34 anak di Dusun Segerunding, Desa Beringin, Kecamatan Sajad bersama 70 siswa SD Semangkuan diberi penyuluhan tentang PHBS di sekolah dan sikat gigi yang benar oleh Tim Mobile Klinik Dinkes Sambas, beberapa waktu lalu. ISTIMEWA

Berita Terkait

SAMBAS – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sambas pada 15 Desember lalu mengadakan pelayanan kesehatan daerah terpencil di Desa Beringin, Kecamatan Sajad. Adapun kegiatan yang dilaksanakan antara lain pengobatan gratis kepada lebih dari 100 warga Dusun Segerunding, mengkhitan 34 anak, dan memberikan penyuluhan kesehatan kepada 70 anak SDN Semangkuan. Di SD tersebut tim dari Dinkes mengajari bagaimana cara bersikat gigi dan PHBS di sekolah. Mereka sampai melibatkan tenaga dokter, perawat, bidan, dan tenaga lainnya dari Puskesmas Sejangkung.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes), drg Gusmadi MPh, mengatakan jika pelayanan kesehatan di desa tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan peningkatan akses pelayanan kesehatan di daerah terpencil. "Desa Beringin merupakan desa terakhir yang kami kunjungi pada tahun 2015," ungkapnya.

Sebelumya, Tim Mobile Klinik sudah melaksanakan kegiatan serupa di berbagai desa di daerah terpencil. Sebut saja Desa Sungai Bening, Kecamatan Sajingan Besar; Desa Buduk Sempadang, Kecamatan Selakau Timur; Desa Temajuk, Kecamatan Paloh; Desa Semanga, Kecamatan Sejangkung; dan berbagai desa di kecamatan lainnya. Lebih lanjut Gusmadi menjelaskan jika pada 2016 yang akan datang, peningkatan akses pelayanan kesehatan akan terus dilanjutkan di berbagai lokasi yang berbeda, untuk meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Ketika ditemui dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa (Kades) Beringin, Candra, mengungkapkan bagaimana pihaknya menyambut baik kegiatan ini dan berharap pelayanan kesehatan seperti ini terus dilanjutkan. Terlebih, dia tak memungkiri jika desa yang dipimpinnya tersebut sangat jauh akan akses pelayanan kesehatan, ditambah kondisi geografis desa yang biasa dijangkau melalui jalur sungai.

Kegiatan pelayanan kesehatan daerah terpencil ini melibatkan dua tenaga dokter, 10 perawat, dan satu perawat gigi, serta tenaga penyuluh kesehatan yang dipimpin oleh Muhardi SAP MSi selaku ketua romobongan. "Alhamdulillah, kegiatan yang kita laksanakan ini berjalan tuntas, lancar, dan sukses. Baik khitanan massal, penyuluhan, maupun pengobatan, masyarakat Desa Beringin Sangat antusias mengikuti kegiatan yang kita laksanakan di SDN 5 Segerunding. Terima kasih kami ucapkan atas kerja sama semua pihak, sehingga kegiatan ini bisa berjalan baik dan sukses," ujar pria murah senyum ini menutup pembicaraan. (har)

 

Berita Terkait