Dilarang Posting di Media Sosial

Dilarang Posting di Media Sosial

  Minggu, 22 May 2016 10:50
LATIHAN: Tim Inggris saat latihan di St Georges Park (20/5). David Rogers/Getty Images Europe

Berita Terkait

Berkunjung ke daerah baru, tentu tidak lengkap rasanya jika tidak foto-foto, dan kemudian mempostingnya di akun Instagram maupun Twitter biar semua orang yang melihatnya bisa berdecak kagum dan memberikan banyak like atau retweet. Namun, aksi kekinian itu mungkin tidak akan bisa dinikmati oleh seluruh penggawa timnas Inggris, dan para WAGS-nya, ketika mereka bertanding di Euro nanti.

Itu setelah pihak keamanan yang khusus dibawa dari Inggris sudah mengumumkan bahwa mereka dilarang memberitakan apapun di sosial medianya selama Euro nanti.

Sejak teror bom mengguncang Paris November 2015, dan meluluhlantakan Brussels 22 Maret lalu membuat tim-tim kontestan begitu paranoid ketika berlatih di markas masing-masing. Apalagi, Inggris selama ini dikenal sebagai pihak yang begitu getol dalam menganjurkan pengeboman terhadap teroris Suriah.

Karena itulah, Ketua FA (Federasi Sepak Bola Inggris) Martin Glenn memperingkatkan kepada seluruh istri dan pacar penggawa The Three Lions, julukan Inggris, untuk tidak melakukan apapun di akun sosial medianya.

Tidak hanya memposting foto-foto, WAGS yang dikomando oleh istri Wayne Rooney, Colleen Rooney, juga dilarang membagi lokasi, maupun rencana perjalanan yang bisa menunjukkan keberadaan pasukan Roy Hodgson tersebut.

”Sebab, media sosial adalah titik paling lemah dari sistem keamanan kami,” ujar sumber keamanan Inggris seperti dilansir Daily Mirror. ”Ini bukanlah kami melarang mereka menggunakan media sosial. Namun, kami berusaha meminimalkan apa yang bakal terjadi,” lanjut sumber tersebut.

Selain dilarang memposting foto maupun lokasi, pengamanan lain yang dilakukan adalah membangun pagar besi di sekitar kamp latihan Inggris di  Auberge du Jeu Paume, Chantilly.

Pagar besi itu nantinya bakal dijaga oleh SAS (pasukan elit Inggris) dan perwakilan dari  Special Reconnaissance Regiment. (apu)

Berita Terkait