Diklatpim Tingkat III Angkatan 7-8

Diklatpim Tingkat III Angkatan 7-8

  Rabu, 27 April 2016 09:48
SIMBOLIS: Christiandy Sanjaya mengalungkan tanda peserta secara simbolis.ISTIMEWA

Berita Terkait

“PENDIDIKAN dan pelatihan aparatur termasuk diklat kepemimpinan merupakan upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk meningkatkan kompetensi aparatur di daerah, agar dalam melaksanakan tugas sesuai misi yang diharapkan sebagai abdi negara dan masyarakat,” kata Christiandy Sanjaya, Wakil Gubernur Kalbar, membuka Diklat Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat III Angkatan 7 dan 8 di Kantor Badan Diklat Kalbar Pontianak, Senin (25/4).

Pengaruh sektor publik terhadap pertumbuhan ekonomi negara, antara birokrasi dan ekonomi bagaikan dua sisi mata uang yang tidak dipisahkan. Birokrasi baik dan bersih mampu mendongkrak sendi perekonomian negara. Penguatan aparatur birokrasi perlu terus dilakukan melalui upaya peningkatan kompetensi, seperti melalui diklatpim.

“Nantinya, Diklat ini diharapkan mampu melahirkan sosok pemimpin perubahan, yang mampu membawa perubahan khususnya dalam birokrasi pemerintahaan yang penuh tantangan,” ujar Christiandy.

Tambahnya, “Apalagi dengan mulai diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di akhir 2015. Kita harus berbenah dan berhias diri disemua lini, sektor jasa maupun barang, usaha besar maupun UKM, kesiapan tenaga kerja dan kualitas produk menjadi kunci memenangi persaingan.”

Menurutnya, untuk mampu bersaing harus meningkatkan kompetensi diri agar tercapai pelayanan publik berkualitas. Maka, diklat tersebut diharapkan meningkatkan kompetensi, khususnya integritas menempa kepekaan rasa, sikap, perilaku, dan mental spiritual agar lebih siap menjadi pemimpin masa depan dan melakukan perubahan pada tiap instansi.

Diklat berakhir 5 Agustus 2016 dan digelar dua angkatan. Ada 30 peserta dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/kota se-Kalbar pada tiap angkatan. Kurikulum sistem pola baru sesuai Perka LAN No.19/2015 tentang Pedoman Penyelenggaraan Diklatpim Tingkat III.

Tenaga widyaiswara harus memiliki sertifikat kompetensi untuk mengajar pada Diklatpim Tingkat III. Sedangkan pakar, praktisi, dan narasumber lain memiliki kemampuan pengelolaan pembelajaran yang diindikasikan kualifikasi, pengalaman, dan keahlian sesuai Diklatpim Tingkat III, serta kemampuan penguasaan substansi mata Diklatpim Tingkat III. (d5/ser)

Berita Terkait