Dihajar Review Buruk

Dihajar Review Buruk

  Jumat, 5 Agustus 2016 09:30
RATING NEGATIF: Suicide Squad mendapat rapor yang kurang menggembirakan. Film ini mendapat rating 35 persen dari situs review Rotten Tomatoes. WARNER BROS. PICTURES

Berita Terkait

Suicide Squad Tetap Diprediksi Terlaris Agustus

LOS ANGELES – Warner Bros. Pictures dan DC Comics kembali merasakan pahitnya kritik dan rating negatif. Proyek kedua dari rangkaian jagat film mereka, Suicide Squad, mendapat rapor yang kurang menggembirakan. Film garapan sutradara David Ayer itu mendapat rating 35 persen dari situs review Rotten Tomatoes. Di antara 69 review yang masuk, hanya 24 yang memberikan kritik positif.

Nyaris sama dengan film pendahulunya, Batman v Superman: Dawn of Justice, film yang tayang di Indonesia sejak Rabu (3/8) itu dinilai punya plot berantakan. Hal itu ditegaskan kritikus New York Magazine dan Vulture David Edelstein. ’’Ini adalah film dengan cerita paling tidak keruan tahun ini,’’ tulisnya.

Cerita dan perpindahan scene yang terlalu cepat juga dinilai menjadi kelemahan film yang dibintangi Jared Leto dan Will Smith tersebut. ’’Gaya David mengarahkan pemain meloncat-loncat. Jadi sulit mengikuti ceritanya,’’ ulas Mara Reinstein di situs Us Weekly.

Hal itu juga dirasa membuat para penonton yang tidak mengikuti serial komiknya kesulitan memahami motif aksi kekerasan yang dilakukan para anggota skuad. 

Sementara itu, kritikus Hollywood Reporter Todd McCarthy berpendapat, Ayer kurang mampu memunculkan karakter para pemain. ’’Suicide Squad adalah kumpulan penjahat all-star yang tidak jelas mau ke mana,’’ paparnya.

Meski demikian, film yang tayang di Amerika Utara hari ini (5/8) itu tetap ada yang memberikan apresiasi lantaran membawa nuansa berbeda di antara adaptasi komik lainnya. ’’Jika dibanding dengan film sejenisnya, Suicide Squad adalah film yang nyentrik dan beda, dalam pengertian positif,’’ tulis kritikus USA Today Brian Truitt.

Reviewer Entertainment Weekly Chris Nashawaty juga berpendapat, film tersebut merupakan bukti bahwa DC Comics dan Warner Bros. Pictures mendengarkan kritik yang masuk. ’’Jika dibandingkan dengan Batman v Superman, film ini adalah kemajuan besar di jagat film adaptasi komik DC,’’ tulisnya.

Ayer sebagai orang yang paling bertanggung jawab terhadap Suicide Squad bersikukuh bahwa filmnya itu sudah dirampungkan dengan apik. Pada Selasa malam (2/8) atau setelah rilisnya sejumlah review Suicide Squad, Ayer mengunggah kutipan penggagas Revolusi Meksiko Emiliano Zapata di akun Twitter-nya.

’’Prefiero morir de pie que vivir de rodillas (Saya lebih baik mati berdiri ketimbang berlutut dan menyesal seumur hidup),’’ tegasnya. Dalam unggahan lanjutannya, sutradara yang dikenal lewat karya film laga itu mengungkapkan, dirinya mencintai dan percaya sepenuhnya terhadap Suicide Squad.

Meski mendapat komentar miring, Suicide Squad tetap menarik animo penonton. Menurut survei Rotten Tomatoes, sekitar 98 persen responden menyatakan bakal menonton film dengan rating PG-13 itu. Bahkan, The Hollywood Reporter memprediksi, film yang menampilkan Batfleck –alias Batman-nya Ben Affleck– itu bakal menjadi film berpendapatan tertinggi bulan ini. Terlebih, Suicide Squad dinilai tidak punya pesaing sepadan sepanjang Agustus. Selain itu, situs film ImdB masih memberikan rating lumayan bagus, 8,5/10. (fam/c4/ayi)

Berita Terkait