Diduga Pelaku Pembakaran Lahan, Seorang Warga Diamankan

Diduga Pelaku Pembakaran Lahan, Seorang Warga Diamankan

  Minggu, 28 Agustus 2016 10:36
DIAMANKAN: Barang bukti dan tersangka R yang diduga pelaku pembakaran lahan diamankan polisi. fahrozi/pontianak post

Berita Terkait

SAMBAS- Polres Sambas tak main-main dalam rangka pencegahan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla). Selain sosialisasi pencegahan, turun ke lokasi dan terlibat memadamkan. Jika ada pihak yang diduga sengaja melakukan pembakaran, akan diproses ke ranah hukum. 

Seperti yang saat ini ditangani Polres Sambas sedang memproses dugaan pembakaran lahan yang terjadi di Bungmoi Dusun Cermai RT 03 RW 16 Desa Sebubus Kecamatan Paloh. 

Kapolres Sambas, AKBP Cahyo Hadiprabowo SH SIK melalui Kasatreskrim, AKP Eko Mardiyanto SIK mengatakan pada Jumat (26/8) pihaknya menerima laporan adanya dugaan tindakan melakukan pembakaran lahan secara sengaja. 

"Kita sudah amankan R (32) warga Paloh, yang diduga melakukan pembakaran lahan. Saat ini R kita dakwa melakukan Tindak Pidana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup," kata Kasatreskrim Polres Sambas, Sabtu (27/8). 

Berdasarkan keterangan para saksi, olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dijelaskan Kasatreskrim, kejadian pada Rabu (24/8) sekitar Pukul 04.30 WIB. Pelapor saat pergi salat subuh, melihat ada kobaran api di sebuah lahan, yang diduga milik warga. "Lokasi tersebut adalah lahan yang digarap," katanya. 

Pelapor tak langsung mendatangi lokasi adanya kobaran api. Namun memberitahu beberapa teman-temannya. "Pelapor datangi ke enam temannya yang berada di sebuah pondok. Kemudian bersama-sama mendatangi lokasi tersebut," katanya.

Pelapor dan enam temannya, kemudian mencoba memadamkan api. Lantaran, mereka khawatir api membesar dan meluas ke lahan lada yang tak jauh dari lokasi. "Namun apa yang dilakukan tak langsung membuahkan hasil. Lantaran sampai sekitar pukul 13.00 WIB api tidak bisa dipadamkan," katanya. 

Api tersebutpun sudah menyebar sehingga muncul beberapa titik api. Lahan yang ada di Gang Tawakal dan sekitarnya dengan jumlah luas kurang lebih 70 hektar juga terbakar. "Tak ingin terjadi sesuatu, pihaknya kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian," jelas Kasatreskrim. 

Petugas polisi kemudian bergegas menindaklanjuti laporan tersebut, kemudian melakukan penyelidikan dan mendatangi TKP. Saat itu, tersangka dan barang bukti (BB) diamankan.

"Kita sudah datangi TKP, mengamankan warga yang diduga melakukan pembakaran serta menyita BB. Ada dua saksi yang kita mintai keterangan dalam kasus ini," katanya. 

BB yang disita, diantaranya satu buah korek api gas warna kuning. Satu celana pendek warna abu-abu. Satu baju kaos kerah lengan panjang berwarna abu-abu. Dua buah potongan kayu yang sudah terbakar. Dua buah jeriken ukuran lima liter warna putih. Dan satu buah ember kecil warna hitam.

Atas kasus ini, jajaran kepolisian akan berkoordinasi dengan saksi ahli dari Kementerian Lingkungan Hidup, dengan JPU, dan  BPN guna pengukuran luasan lahan yang terbakar.(fah)

Berita Terkait