Diculik Saat Makan Bakso

Diculik Saat Makan Bakso

  Sabtu, 13 Agustus 2016 10:33
Ilustrasi

Berita Terkait

PONTIANAK - Tujuh orang pria tak dikenal melakukan penculikan terhadap seorang wanita bernama Dian (25) saat sedang makan bakso di Kantin Bunda, Kelurahan Pal V, Jalan Husein Hamzah, Kecamatan Pontianak Barat pada Kamis (11/8) sekitar pukul 22.00.

 
Namun aksi penculikan itu berhasil digagalkan polisi, ketika para pelaku yang telah berhasil menyekap korban dan memasukannya ke dalam mobil hendak membawa korban menuju Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Sungai Ambawang, Kubu Raya.

Pelaku yang diperkirakan sebanyak tujuh orang, ditangkap tim Jatarnas Polsek Sungai Ambawang setelah mendapat informasi dari anggota Polsek Pontianak Barat. Para pelaku langsung digiring ke kantor polisi sementara korban berhasil diselamatkan.

Kini para pelaku telah dilimpahkan oleh Polsek Sui Ambawang ke Polsek Pontianak Barat untuk menjalani pemeriksaan. Polisi masih belum dapat memastikan apa motif penculikan tersebut.

Kapolsek Pontianak Barat Kompol Joko Sulistiono membenarkan, telah terjadi penculikan terhadap seorang perempuan atas nama Dian. "Penculikannya terjadi saat korban sedang makan bakso. Saksi-saksi yang melihat kejadian saat itu langsung melapor ke kami," kata Joko, Jumat (12/8).

Joko menjelaskan dari keterangan saksi, sebelum kejadian datang mobil dengan nomor polisi KB 1176 QA. Mobil berhenti di depan warung, lalu kemudian turun sejumlah orang pria memanggil korban untuk masuk ke dalam mobil.

Usai korban berhasil dimasukkan ke dalam mobil, lanjut Joko, mobil langsung bergerak dan diduga menuju arah ke luar kota. "Ada tiga saksi yang datang ke Polsek melaporkan kejadian itu. Kami langsung berkoordinasi dengan Polsek Ambawang untuk mencegat pelaku. Alhamdulillah pelaku penculikan berhasil ditangkap dan korban berhasil diselamatkan," ucapnya.

Joko mengungkapkan dari korban merupakan pendatang bersama anaknya dari Landak ke Pontianak. Ia baru satu minggu berada di kota dan selama ini menumpang di pondok pembuatan batako milik warga. "Sebelum ke Pontianak korban mengatakan pernah tinggal di Ngabang selama delapan bulan," ungkapnya.

Joko menyatakan dari keterangan sementara korban dan para pelaku, kasus penculikan itu ternyata dilatarbelakangi kasus pencurian yang dilakukan korban di tempat kerja pelaku.

"Jadi para pelaku ini tidak terima barangnya dicuri korban. Lalu ketika di dalam mobil, korban ini dipukul di muka hingga memar," terangnya.

Joko mengatakan, sampai dengan saat ini sudah empat orang dari tujuh pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka. Sementara untuk tiga lainnya masih didalami perannya.

"Sementara pasal yang dikenakan 170 penganiayaan. Akan dikembangkan dan jika ada bukti baru kemungkinan ada pasal lain yang dikenakan," tegasnya. (adg)

Berita Terkait