Dian Ayu Pratiwi; Penulis Buku Remaja Keren, Berdakwah dan Berbagi Motivasi Lewat Tulisan

Dian Ayu Pratiwi; Penulis Buku Remaja Keren, Berdakwah dan Berbagi Motivasi Lewat Tulisan

  Sabtu, 30 September 2017 10:42

Berita Terkait

Banyak hal bermanfaat bisa disalurkan dengan cara menulis sebuah buku. Seperti yang dilakukan penulis muda asal Sintang, Dian Ayu Pratiwi. Lewat buku perdananya berjudul Remaja Keren, ia memberikan motivasi sekaligus berdakwah.

 

IDIL AQSA AKBARY, Pontianak

Sejak kecil Dian sudah hobi membaca dan menulis. Motivasinya cukup besar agar bisa menjadi seorang penulis buku dan bermanfaat untuk orang banyak. Namun karena berbagai keterbatasan terutama ia yang tinggal jauh di pelosok desa, gadis asal Kecamatan Tempunak, Sintang ini merasa kesulitan mengembangkan bakatnya.

"Karena suka baca buku, jadi pengen buat buku, dan salah satu caranya meamang harus ke luar dari desa," ungkap gadis 21 tahun itu saat berkunjung ke Pontianak Post, Jumat (29/9).

Dian yang memiliki nama pena Zea Zareen itu kemudian memutuskan kuliah ke luar kota. Setelah lulus SMA ia langsung mendaftar ke Universitas Tanjungpura (Untan), lewat program Beasiswa Bidikmisi. "Alhamdulillah lolos dapat beasiswa," katanya.

Pindah ke Pontianak membuat pikirannya semakin terbuka. Hingga akhirnya memutuskan untuk membuat sebuah buku motivasi. Awal sasarannya adalah agar remaja di desa juga bisa berpikiran terbuka. Bahwa perjalanan hidup sangat panjang dan luas, untuk itu penting agar para remaja tidak menyia-nyiakan masa mudanya.

"Mungkin di desa, khususnya di daerah saya, pikiran remaja hanya sebatas lulus sekolah, menikah dan bekerja sesuai apa yang ada di sana, contohnya di kampung saya jadi penoreh," terangnya.

Anak tunggal, dari pasangan Mukhlis dan Samiah ini akhirnya mencoba menuliskan motivasi untuk remaja ini lewat buku. Khususnya buku motivasi muslim. "Saya ingin menekankan bahwa hidup jangan hanya diisi dengan kenakalan dan hal-hal yang tak pantas atau negatif," ucap wanita berhijab itu.

Setelah proses yang cukup panjang, memakan waktu hampir enam bulan akhirnya buku pertamanya berjudul Remeja Keren terbit pada Juni lalu. Buku dengan jumlah halaman 228 itu dicetak melalui Forum Indonesia Menulis (FIM) sebanyak 200 eksemplar.

Mahasiswi FISIP jurusan administrasi negara itu berharap bukunya bisa bermanfaat lebih luas. Ke depan wanita yang bercita-cita menjadi penulis besar ini, akan kembali membuat buku, tidak hanya tentang motivasi secara teori namun juga cerita-cerita dari pengalaman kehidupan orang-orang. "Lewat menulis kita bisa berbagai ilmu, dan sampai dibaca luas, sekaligus berdakwah," tutupnya.**

 

Berita Terkait