Desak Tangkap Pengurus Gafatar , Warga Gelar Aksi

Desak Tangkap Pengurus Gafatar , Warga Gelar Aksi

  Sabtu, 27 February 2016 08:48
UNJUKRASA: Aksi unjuk rasa masyarakat mempawah di depan Mapolres Mempawah.WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

MEMPAWAH- Puluhan masyarakat Mempawah kembali turun ke jalan. Kali ini, mereka menyambangi Mapolres Mempawah, Jumat (26/2), 13. 30 WIB. Warga mendesak agar pihak kepolisian segera menangkap dan melakukan proses hukum terhadap para pengurus Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Supaya, kelompok yang telah divonis sesat itu tidak bermetamorfosis lagi.Aksi unjuk rasa yang digelar puluhan masyara

kat Mempawah tersebut berlangsung aman dan tertib. Dengan menenteng sejumlah spanduk yang mendesak aparat kepolisian melakukan proses hukum terhadap para pengurus Gafatar dan menolak keberadaan organisasi itu, sejumlah perwakilan masyarakat menyampaikan tuntutannya.“Masyarakat Mempawah mendukung penegakan hukum yang dilakukan aparat untuk mengusut tuntas kasus Gafatar. Kita minta Mabes Polri, Polda Kalbar hingga Polres Mempawah dapat meringkus dan memproses hukum para pentolan-pentolan Gafatar,” tegas Mohlis Saka dalam orasinya.

Menurut Mohlis, penegakan hukum terhadap para pengurus Gafatar menjadi tindakan yang sangat penting dan strategis. Mengingat, Gafatar merupakan organisasi yang telah divonis sesat oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan telah dibubarkan oleh pemerintah.

“Kalau mereka (Pengurus Gafatar) dibiarkan bebas dilingkungan masyarakat, kami khawatir mereka akan kembali berulah. Misalnya dengan bermetamorfosis dengan membentuk organisasi baru tetapi tetap dengan ajaran yang sama. Istilahnya cassingnya saja yang baru, tetap isi didalamnya tetap sama dengan faham Gafatar,” terkanya.

Lebih jauh, Mohlis mengatakan, sebelum masuknya Gafatar kondisi kamtibmas di Kabupaten Mempawah sudah damai dan tenteram. Makanya, masyarakat Mempawah sangat terusik dengan masuknya Gafatar yang membawa misi-misi tertentu termasuk dugaan makar.

“Kami tidak mau ada oknum-oknum yang ingin mengganggu kamtibmas di Kabupaten Mempawah. Masyarakat Mempawah, siap menjadi garda terdepan membantu polisi dalam menegakkan kebenaran dan keadilan,” sebutnya.Perwakilan warga lainnya, M Atta menyampaikan tuntutan yang sama agar pihak kepolisian jangan sampai diintervensi dalam penanganan kasus Gafatar. Sebab, dalam upaya penegakan hukum, aparat tidak boleh diintervensi oleh pihak atau kelompok manapun.

“Kepada Kapolres Mempawah dan jajarannya yang sudah menegakkan hukum dengan

bijak dan adil, kami siap mendukung sampai titik darah penghabisan. Kami mengharapkan kondusifitas Kabupaten Mempawah tidak dicederai oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, kami minta Polisi terus mengayomi dan memberikan perlindungan keamanan kepada masyarakat,” harapnya.Hingga berita ini diturunkan, puluhan massa masih berada di depan Mapolres Mempawah. Sebab, pada waktu bersamaan juga berlangsung aksi unjuk rasa darimasyarakat Olak-Olak Kubu Kabupaten Kubu Raya (KKR). Mereka berharapdilaksanakan dialog bersama Kapolres Mempawah, AKBP Suharjimantoro, S.Ikbeserta jajarannya. (wah)

Berita Terkait