Denia Terpilih Aklamasi

Denia Terpilih Aklamasi

  Kamis, 16 November 2017 10:00
KEJAR PROGRAM: Ketua BPD Hipmi Kalbar terpilih, Denia Yuniarti Abdussamad saat memberikan kata sambutan dalam penutupan Musda Hipmi, kemarin. Dia mengatakan akan segera mengejar program yang sudah dicanangkannya. ARISTONO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Musda Hipmi 

PONTIANAK – Musyawarah Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kalimantan Barat akhirnya memilih Denia Yuniarti Abdussamad sebagai ketua umum yang baru untuk periode 2017-2020, kemarin (15/11). Orang yang sebelumnya duduk di kepengurusan BPP Hipmi ini maju sebagai calon tunggal dan terpilih secara aklamasi dalam sidang pleno yang dihadiri pengurus BPD Hipmi Kalbar, BPC Hipmi kabupaten/kota se-Kalbar, dan Hipmi pusat.

Denia, mengatakan dia akan segera menuntaskan program kerja yang sudah ditetapkannya. Setidaknya ada 7 program unggulan, yaitu membangun soliditas pengurus, menyiapkan infrastruktur kesekretariatan, membuka akses kepada anggota Hipmi untuk bersaing di MEA, dan menggencarkan pelatihan wirusaha. 

Kemudian; menjalin kerjasama dengan lembaga pembiayaan, meningkatkan hubungan dengan Pemprov,dan menyiaokan kader Hipmi untuk berkancah di level nasional. "Tentu dengan terpilihnya saya diharapkan mampu memberikan kontribusi postif bagi daerah, setelah Musda yang dilakukan kali ini, ada banyak agenda yang perlu dikerjakan, terlebih masa ini hanya berlangsung selama tiga tahun. Tentu yang saya butuhkan kolaborasi bersama-sama anggota," ujarnya. 

Di tempat sama, Ketua Umum HIPMI Pusat yang diwakili Boy R Sangadji selaku Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, menuturkan bahwa kehadiran Ketum Hipmi Kalbar yang baru lebih menekankan pada kader-kader yang ada, sehingga hal ini dapat menjadi tolak ukur program Hipmi ke depan.

Menurut dia, kendala utama pengusaha muda dari daerah adalah kurangnya akses dan jejaring untuk menjadi pengusaha besar mereka yang kurang tersedia. Di sini saya mau Hipmi menjadi jembatan bagi mereka dalam membangun jaringan dan akses,” ungkap orang yang pernah menyabet tiga gelar ajang bergengsi di Kalbar sekaligus; Miss Indonesia, Putri Indonesia dan Putri Pariwisata ini. 

Selain itu dia juga ingin mengubah anggapan bahwa Hipmi diisi oleh pengusaha-pengusaha yang bergerak di bidang konstruksi saja.  

Sementara itu Ketua Umum HIPMI Pusat yang diwakili Boy R Sangadji berharap kehadiran Ketum Hipmi Kalbar dapat membuat organisasi ini lebih baik. Dia ingin Denia mengoptimalkan potensi kader-kader yang ada. "Secara keseluruhan tahapan Musda sudah berjalan dan clear secara konstitusi, tinggal kedepan melakukan program-peogram yang sudah ada dan dikembangkan," imbuhnya.

Adapun ketua BPD Hipmi Kalbar demisioner, Nedy Achmad meminta Denia mendorong terbentuknya satu BPC dan membantu BPC yang rata-rata baru dibentuk. "Untuk di daerah rata-rata permasalahan adalah pembenahan internal organsasi dan program kerja masing-masing BPC. Nah, dengan berjalannya waktu kita mengharapkan internal organisasi membaik, jumlah keanggotaan bertambah serta program kerja bisa dilaksanakan khususnya yang bermanfaat bagi daerah," ujarnya.

Dia sendiri bersyukur Musda Hipmi 2017 dengan tema "Optimasasi Sinergi Pengusaha Muda Daerah Dalam Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Kalbar" sukses digelar. Kendati ada riak-riak dalam prosesnya berjalan. Penyampaian laporan pertanggungjawaban oleh dirinya selaku Ketua Umum BPD juga diakuinya secara umum diterima oleh para peserta Musda Hipmi 2017. "Jika ada perbedaan pendapat, itu biasa dalam dinamika sebuah organisasi besar seperti HIPMI,” pungkasnya. (ars)

Berita Terkait