Demi Harga Diri

Demi Harga Diri

  Rabu, 26 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

MANCHESTER – ''Fokus kami ada di Premier League akhir pekan ini,'' ungkap pelatih Manchester United Jose Mourinho, dalam sebuah wawancara dengan MUTV. Ungkapan Mourinho tersebut menjadi penanda bahwa Setan Merah tidak akan all out saat bermain dalam babak keempat Piala Liga. 

Sekalipun, yang dihadapi Michael Carrick dkk di Old Trafford, Manchester, pada dini hari nanti WIB adalah rival sekotanya, Manchester City. Ini adalah lawatan ke Old Trafford kedua yang dilakukan The Citizens – julukan City – setelah 10 September lalu menjadi pemenang di Theatre Of Dreams – sebutan lain Old Trafford.

''Ini harus kami lakukan. Karena kami sedang dalam periode yang sulit. Di pekan lalu kami sudah kehilangan poin. Bahkan, di saat kami main fenomenal, tetap saja kami kehilangan poin seperti saat melawan Stoke (2/10),'' lanjut pelatih berjuluk The Special One itu. Akhir pekan ini United melawan Burnley di Old Trafford (29/10).

Nah, dengan sinyal dari Mourinho itulah yang harus dimanfaatkan City agar bisa mempecundangi Old Trafford dua kali beruntun dalam waktu kurang dari dua bulan. Itu tidak pernah dilakukan klub milik Sheikh Mansour itu dalam sejarah panjang 135 tahun derby Manchester. 

Selain itu, hanya dengan kemenangan di Old Trafford-lah yang bisa menjadi harga diri bagi City di era Josep Guardiola ini. Apalagi, City sedang paceklik kemenangan dari lima pertandingan terakhirnya di segala ajang. Rekornya, tiga kali tertahan, lalu dua laga sisanya berakhir dengan kekalahan. 

''Kami tidak mempedulikan apa kata mereka (United) kalau ini (Piala Liga) adalah kompetisi kasta keempat. Bagi kami ini laga yang penuh makna,'' ungkap kapten Vincent Kompany dikutip The Independent. Ada dua alasan mengapa bek tengah yang baru main full time musim ini tersebut menganggap derby ini penting. 

Selain untuk memutus paceklik tiga angka, ini juga menjadi penjaga harga diri tim juara bertahan di turnamen berusia 56 tahun itu. ''Kami harus move on, kami harus dapat mengembalikan kemampuan terbaik kami. Saya merasa, semua tinggal menunggu waktu saja,'' koar Kompany. 

Saat tertahan dalam dua laga domestik terakhirnya, yaitu atas Everton (15/10) dan Southampton (23/10), City bermain dengan back three. Meskipun dari hasil akhir kurang bersahabat, Josep Guardiola dalam pre match conference-nya di Etihad Campus kemarin WIB menegaskan back three jadi opsinya untuk derby kali ini. 

Bisa 3-5-2, 3-5-1-1, atau 3-1-4-2. ''Kalian lihat kan berapa peluang yang dilakukan tim lawan dengan tiga bek. Seperti saat melawan Southampton. Mereka kesulitan dalam membangun serangan dalam area kami,'' klaim Guardiola dilansir Mirror. Bermain back three dua kali, City hanya menghadapi 4,5 kali tembakan dari lawan per laganya. 

Bedanya, back three laga nanti bukan Nicolas Otamendi-Gael Clichy-John Stones, atau Kompany-Aleksandar Kolarov-Stones. Back three diyakini bakal diisi Kompany-Otamendi yang ditemani bek muda Tony Adarabioyo. ''Tidak peduli dia pemain muda. Saya memilihnya karena saya punya alasan, ini akan bagus baginya,'' tutur Guardiola.

Berbeda dengan Mourinho yang terkesan melepas laga ini, Guardiola menyebut timnya tetap menganggap tensi laga ini sama dengan 10 September lalu. ''Kami bakal bermain serius, seperti yang selalu kami lakukan dalam periode saya di sini. Kami pun ingin menang lagi di sana (Old Trafford),'' harap mantan pelatih Barcelona itu. 

Hanya, sekalipun Mourinho tidak menganggap penting laga ini, beberapa starter langganannya diprediksi tetap dimainkan. Perubahan paling mencolok terlihat dari dua bek tengahnya. Posisi Eric Bailly yang absen sebulan karena cedera lutut kembali akan diisi Chris Smalling. 

Mourinho meminta pemainnya tidak mengulangi performa buruk saat dilibas 0-4 Chelsea di Stamford Bridge (23/10). Terutama Smalling yang terlibat dalam empat gol Chelsea. ''Saya sedih, semua juga sedih. Tetapi, sekali lagi, ini bukan untuk anak-anak. Ini laga untuk pria, maka jadilah pria sejati saat menghadapi mereka (City),'' tegas pria yang sudah pernah tiga kali mengangkat trofi Piala Liga bersama Chelsea pada musim 2004-2005, 2005-2006 dan 2014-2015 itu. (ren)

 

Berita Terkait