Data & Vaksin Hewan Rabies

Data & Vaksin Hewan Rabies

  Selasa, 14 November 2017 10:00
VAKSIN RABIES: Bhabinkamtibmas Polsek Bonti, Brigadir Bayu Hamza bersama dengan vaksinator Desa Bantai, Matius Irianto melakukan vaksinasi di desa Empodis dan Bantai. SUGENG/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SANGGAU – Penyebaran kasus rabies di Kabupaten Sanggau sangat mengkhawatirkan. Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan. Belum lama ini, kepedulian terhadap bahaya rabies ditunjukkan oleh anggota Bhabinkamtibmas disejumlah desa termasuk di Kecamatan Bonti.

Pada Minggu (12/11) kemarin, Bhabinkamtibmas Polsek Bonti, Brigadir Bayu Hamza bersama dengan vaksinator Desa Bantai, Matius Irianto melakukan vaksinasi pada hewan penular rabies (HPR) yakni anjing dan kucing.

 “Vaksinasi dilaksanakan di Desa Empodis (Dusun Empodis dan Dusun Tapa) dan Desa Bantai (Dusun Nyaruda, Dusun Darok dan Dusun Sui Bangun),” ungkap Kapolsek Bonti, Ipda Rahmad Kartono, Senin (13/11).

Sebanyak 118 ekor anjing dan 58 ekor kucing telah divaksinasi. Vaksinasi dilakukan agar kedua desa masuk dalam kategori wilayah bebas rabies. Selain itu juga dimaksudkan guna meminimalisir kasus rabies di Desa Bantai yang pernah terjadi hingga memakan koban jiwa.

 “Kita bersinegri dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sanggau dalam pencegahan rabies,” katanya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Beringin Kecamatan Kapuas, Brigadir Mardiansyah juga bergerak cepat. Meskipun jadwal vaksinasi baru akan dilaksanakan pekan depan, dia bersama para Ketua RT langsung mekakukan pendataan.

 “Pendataannya sudah, tapi saya arahkan dulu ke lingkungan perintis, karena disana cukup banyak hewan peliharaan,” ungkapnya.

Untuk jalan Perintis khususnya RT 32/RW 33 ada sebanyak 115 ekor hewan yang sudah di data.

“Setelah dari Perintis, baru kita ke tempat lain,” ujarnya.

Sebelum hewan divaksin masyarakat harus diberi pemahaman dulu agar masyarakat tidak panik jika hewannya terjadi apa-apa. Apabila hewan mati berarti hewan tersebut ada penyakitnya.

 “Setelah di vaksin pasti ada perubahan dalam tubuh hewan tersebut. Sebaiknya untuk jaga-jaga jangan diajak berburu, dan tidak usah dimandikan satu minggu dan apabila mandi sendiri tidak apa-apa. Apabila mau dipotong tunggu satu bulan setelah vaksinasi,” terangnya.

Dia mengimbau warga di Kelurahan Beringin untuk tidak ragu memvaksin hewan peliharaannya karena vaksin yang diberikan Kementerian Kesehatan untuk menyelamatkan hewan dan orang-orang yang berinteraksi denganya. (sgg)

Berita Terkait