Dari Neymar ke New Neymar

Dari Neymar ke New Neymar

  Senin, 28 March 2016 09:07
Gabriel Barbosa

Berita Terkait

ASALNYA dari klub Santos FC. Sama seperti Neymar da Silva Santos Jr sebelum hijrah ke Barcelona. Berposisi sebagai penyerang dan berusia 19 tahun saat dipanggil ke timnas senior Brasil pun sama seperti Neymar. Tapi, layakkah Gabriel Barbosa dijuluki sebagai The New Neymar? 

Gabigol – julukan Gabriel – bisa membuktikannya andai dimainkan Dunga dalam laga melawan Paraguay di Asuncion, Rabu pagi nanti WIB (30/3). ’’Bersama Felipe, dia (Gabriel) dipanggil Dunga untuk pertandingan melawan Paraguay,’’ sebut federasi sepak bola Brasil CBF dalam pernyataan resminya. 

Apabila Gabriel menjalani debutnya di Selecao – julukan timnas Brasil – sebagai pengganti Neymar, Felipe dipanggil untuk mengisi slot yang ditinggalkan David Luiz di posisi bek tengah. Baik Neymar dan Luiz sama-sama terdepak dari skuad Brasil setelah mendapat kartu kuning kedua pada laga melawan Uruguay (26/3).

Sebelum terbang ke Asuncion, kemarin WIB (27/3) Gabriel sudah tiba di Porto Alegre bergabung bersama Joao Miranda dkk. Tanpa Neymar, Dunga butuh penyerang. Melihat dari stok penyerang, Gabriel harus bersaing dengan tiga striker lain yang secara usia dan jam terbangnya lebih matang. 

Sebut saja Hulk (45 caps, 12 gol), Ricardo Oliveira (15 caps, 4 gol), dan Jonas (8 caps, 2 gol). Di atas kertas, susah bagi Gabriel menembus starter. ’’Akan tetapi, langkah Dunga memanggil dua pemain klub lokal Brasil ini dilakukan untuk merebut hati fans Brasil yang kecewa dengan tidak dipanggilnya Marcelo,’’ ulas Eurosport. Felipe main di Corinthians.

Terlepas dari peluangnya menembus starter yang berat, Gabriel menyebut langkah Dunga ini seperti mimpi. Berbicara dalam akun Instagram miliknya, @gabigol, dia tidak menyangka jalannya merintis karir dari timnas U-15, U-17, U-20 dan U-23 datang lebih cepat, kurang dari lima tahun. 

’’Saya tidak bisa menggambarkan perasaan saya seperti apa. Momen ini paling menakjubkan dalam hidup saya, karena saya memimpikannya sejak kecil, sejak menjadi pemain di level dasar. Ini mimpi yang menjadi nyata, walaupun saya akui tidak mudah merealisasikannya,’’ tutur pemain dengan 116 gol di timnas kelompok usia di Brasil itu, sebagaimana dilansir dari UOL Esporte. 

’’Saya menganggap kesempatan membela timnas senior ini sebagai tanggung jawab, terutama untuk membalas harapan keluarga dan orang-orang terdekat saya. Saya sampaikan terima kasih kepada Santos FC yang sudah mendukung karir saya sehingga saya bisa dipanggil timnas,’’ lanjut pemain yang menjadi incaran Arsenal dan Chelsea di bursa transfer musim panas mendatang itu. (ren)

Berita Terkait