Dari Cupu Jadi Guru

Dari Cupu Jadi Guru

  Kamis, 4 February 2016 09:16

Berita Terkait

“THE weight is over.” Tagline pada poster pertama Kung Fu Panda 3 yang dikeluarkan DreamWorks Animation pertengahan tahun lalu itu akhirnya terjawab. Setelah menunggu empat tahun dan jadwalnya sempat diundur karena berbarengan dengan perilisan Star Wars: Episode VII - Th e Force Awakens (2015), hari ini para penggemar karakter panda gendut Po di Amerika dan Tiongkok dapat menikmati seri ketiganya. Masih mengusung bela diri asal Tiongkok, film garapan Jennifer Nelson dan Alessandro Carloni itu menawarkan hal yang lebih segar. Film itu bercerita tentang perjalanan Po (Jack Black) mencari ayah kandungnya, Li (Bryan Cranston). Po lantas menemukan surge panda tersembunyi. Di sana tinggal banyak panda sejenisnya. Sayangnya, kebahagiaan Po tidak berlangsung lama. Dia harus melatih panda lain kungfu untuk menghadapi musuh supernatural, Kai (J.K. Simmons).

Demi bisa menghadirkan cerita Kung Fu Panda yang segar seperti dua film sebelumnya, tim produksi menjalani observasi selama 10 hari. Dalam observasi tersebut, mereka melakukan trip ke Sichuan, Tingkok, untuk mengamati kehidupan panda di alam sesungguhnya dan melihat keindahan Gunung Qingcheng di Chengdu, Tiongkok, yang diselimuti kabut. Raymond Zibach, sang production designer, mengungkapkan bahwa mereka terinspirasi lanskap Shangri-La, sebuah county level city di Tiongkok, dalam menampilkan surge panda di film. “Kami ingin membuat lompatan baru dari film yang kedua. Karena itulah, kami berusaha menghidupkan pengalaman tersebut,” tutur Zibach dilansir dari Entertainment Weekly.

Berbeda dengan Kung Fu Panda (2008) dan Kung Fu Panda 2 (2011) yang digarap sendirian oleh Jennifer Nelson, kali ini Kung Fu Panda 3 dibantu Allesandro Carloni sebagai co-director. Sebelumnya, Carloni bergabung sebagai animation supervisor dan story artist di dua film sebelumnya. “Pada film kali ini, banyak hal yang harus dikerjakan. Mengingat Allesandro telah menggarap film ini bersamaku sejak 10 tahun lalu, kenapa tidak? Kami sama-sama memahami karakter dan dunianya. Kami seakan mengetahui apa yang dipikirkan masing-masing,” ujar Nelson pada Collider. “Membuat sekuel yang hebat harus disertai cerita yang hebat. Tapi, kasih sayang kepada karakternya penting. Kami membuat karakter-karakternya bersa ma sejak Kung Fu Panda 1. We truly know who they are,” sahut Carloni.

Tayang mendekati perayaan tahun baru Imlek, Kung Fu Panda 3 dirilis dalam dua versi, yaitu versi Inggris dan Mandarin dengan menggandeng beberapa perusahaan Tiongkok. Proses reanimating karakter dilakukan agar gestur yang dihasilkan sesuai dengan bahasa setiap karakter. Keputusan itu juga tidak lepas dari keberhasilan Kung Fu Panda 2 di Tiongkok dengan meraih pendapatan sekitar USD 92 juta pada penayangan perdana. (*/det)

 

Teks foto      

Opening        

FAMILY GATHERING: Di surga panda tersembunyi, Po akhirnya bertemu dengan panda-panda sejenisnya dan melawan musuh bersama.

Opening-tambahan

COMEBACK: Para Master Kung Fu Panda kembali beraksi.

KUNGFU PANDA 3

Pemain: Jack Black, Dustin Hoffman, Randall Duk Kim, Angelina Jolie, Lucy Liu, Jackie Chan, David Cross, Seth Rogen, James Hong, Steele Gagnon, Kate Sutradara: Jennifer Yuh Nelson, Alessandro Carloni

Hudson, Bryan Cranston, J.K. Simmons

Produser: Melissa Cobb, Mike Mitchell, Guillermo del Toro, La Peikang, Li Ruigang, Jonathan Aibel , Glenn Berger

Penulis: Jonathan Aibel, Glenn Berger

Penata Musik: Hans Zimmer

Produksi: DreamWorks Animation, China Film Co, Oriental DreamWorks, Zhong Ming You Ying Film

Distributor: 20th Century Fox

Rilis: 29 Januari 2016 (AS, Tiongkok)

Durasi: 94 menit

 

Berita Terkait