Daftar Tunggu PLN Pontianak 45 Megawatt

Daftar Tunggu PLN Pontianak 45 Megawatt

  Senin, 2 November 2015 10:11
Gambar dari Internet

Berita Terkait

PONTIANAK-Daftar tunggu kebutuhan listrik pasang baru yang harus dipenuhi PLN Area Pontianak sekitar 45 megawatt. Demikian yang disampaikan Manager PLN Area Pontianak, Hitler Togatorop, baru-baru ini.Jumlah itu termasuk dengan pengajuan perumahan. Jika dalam angka maka sekitar 9000 calon pelanggan baru untuk pemukiman. Sedangkan untuk pelanggan besar atau potensial ada 146 pelanggan. “Itu yang memang masih dijadikan sebagai potensi daftar tunggu,” kata dia.

Pemenuhan daftar tunggu, tergantung dari sumber daya yang dimiliki PLN Area Pontianak. Sehingga ini menjadi kesiapannya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap listrik.Hitler menyatakan perealisasian daftar tunggu bersifat relatif. Dicontohkannya daftar tunggu untuk perumahan. Mulai dari menerima permohonan pasang baru. Kemudian dicek kesiapan jaringan serta lokasi perumahan apakah sudah dibangun atau belum. “Jadi kita lakukan tahapan-tahapan pelayanan sesuai kondisi masing-masing,” kata dia.

Jika rumah itu sudah dibangun, PLN akan memperhatikan anggaran yang digunakan untuk membangun jaringan. Apakah anggaran itu tersedia atau tidak. Begitu juga ketersedian dayanya, ada atau tidak.  “Jadi, sifatnya mengkomunikasikan kondisi kita. Sehingga permohonan itu tetap diakomodir,” lanjut dia.Hanya dia mengingatkan tidak semua permohonan itu bisa direaliasikan secara bersamaan. Tetapi harus dilakukan secara bertahap. Seperti tingkat Kota Pontianak. Ada sekitar 9000 daftar tunggu pengajuan listrik pasang baru untuk perumahan.Bisa saja, lanjut dia, dari pengajuan itu baru bisa direalisasikan 1000 pelanggan untuk tahun ini. Sisanya kemudian dilanjutkan kembali di tahun berikutnya. “Belum tentu dari 9000 permohonan itu, rumahnya sudah ada. Itu paling baru lahan. Hanya 30-40 persen yang sudah ada rumahnya. Itu berdasarkan survey kawan-kawan di lapangan,” kata dia.

Sehingga, daftar tunggu yang dimaksud itu bisa saja diartikan dengan kesiapan masing-masing perumahan. Misalnya ada yang daftar, ternyata baru lahan. Sehingga waktu pembangunannya juag berpengaruh terhadap perealisasian daftar tunggu. Jika sudah ada maka perealisasiannya tidak perlu lama.“Sifatnya relatif. Mulai dari memohon, membangun, survei, setelah selesai, jaringan siap, rumah ada baru disambung. Bisa saja mendaftar tahun ini selesai tahun depan. Rentang waktunya panjang. Tetapi idealnya, paling cepat untuk jaringan tegangan menengah itu 100 hari. Sekitar tiga bulan.

Hanya saja, Hitler menegaskan jika bukan kewenangannya untuk menjelaskan secara detail mengenai kesiapan daya tersebut. Di butuh PLN, jelas dia, sudah ada masing-masing bagian sudah ada sector kerjanya. Misalkan mesin pembangkitan, PPDB khusus menangani jaringan tinggi, penyaluran baru hingga pelayanan. Pelayanan inilah yang termasuk dengan tambah daya dan pasang baru.Hitler mengajak dengan semangat kebersamaan semua stake holder yang ada. Baik itu pemerintah, masyarakat dan PLN melihat bahwa kondisi saat ini berproses untuk memperbaiki kekurangan di tubuh PLN agar bisa memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. “Itu adalah informasi yang bisa disampaikan ke masyarakat. Hanya kami dipersiapkan bagaimana itu tersalur dengan baik,” kata dia. (mse)

 

 

Berita Terkait