Daftar Antrean Tunggu 16 Tahun

Daftar Antrean Tunggu 16 Tahun

  Kamis, 28 July 2016 09:30
MANASIK HAJI: Bupati Kapuas Hulu AM Nasir saat menyalami calon jemaah haji (calhaj) yang akan mengikuti kegiatan manasik haji yang diselenggarakan oleh Pemda Kapuas Hulu, Selasa (26/7) pagi lalu di Masjid Agung Darunnajah Putussibau. MUSTA’AN/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PUTUSSIBAU – Calon jemaah haji (calhaj) Kabupaten Kapuas Hulu musim haji 1437 H/2016 M kembali mengikuti manasik haji yang digelar Pemkab Kapuas Hulu. Kegiatan yang dibuka Bupati Kapuas Hulu AM Nasir tersebut, dipusatkan di Masjid Agung Darunnajah Putussibau, Selasa (26/7) pagi lalu.

 
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Manasik Haji HM Mauluddin mengungkapkan jika sampai saat ini jumlah pendaftar calon haji di Kapuas Hulu mencapai 1.521 pendaftar, dengan masa antre kurang lebih 16 tahun. “Paling tinggi sudah sampai tahun 2032 atau lama masa tunggu sekitar 16 tahun,” jelasnya.

Sosok yang juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kapuas Hulu tersebut menjelaskan bahwa manasik haji Pemkab tersebut dilaksanakan selama tiga hari, dengan diikuti 96 calhaj. Para pesertanya, dipaparkan dia, berasal dari Kecamatan Hulu Gurung sebanyak 16 calhaj, Putussibau Utara (15 calhaj), Jongkong (15 calhaj), Boyan Tanjung (15 calhaj), Bunut Hilir (6 calhaj), Putussibau Selatan (6 calhaj), serta Kalis (6 calhaj), Pengkadan (5 calhaj), Embaloh Hilir (5 calhaj), Silat Hulu (3 calhaj), Bunut Hulu (3 calhaj), Silat Hilir (2 calhaj), Mentebah (1 calhaj), dan Selimbau, 1 calhaj. “Calhaj Kapuas Hulu tahun ini 96 calhaj. Dari jumlah tersebut, dua calhaj batal berangkat karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan, namun diganti dengan tiga calhaj urutan di bawahnya,” papar Mauluddin.

Dari total calhaj Kapuas Hulu, dijabarkan dia, terdiri dari 47 laki-laki dan 49 perempuan. Mauluddin berharap, melalui manasik haji kabupaten ini, dari mulai keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air, para jemaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik, sesuai tuntunan syariat Islam.

Sementara, Bupati Kapuas Hulu AM Nasir saat membuka kegiatan manasik haji tahun 2016/1437 H, menjelaskan jika kegiatan ini merupakan agenda rutin para jemaah setiap akan melaksanakan ibadah haji. Namun, bagi Pemkab, diakui dia jika kegiatan ini merupakan kali pertama agenda mereka. “Manasik ini (sendiri) bukan yang pertama kali,” kata dia.

Sebelumnya, dia mengungkapkan bahwa sudah dilaksanakan manasik haji oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kapuas Hulu.

Menanggapi lamanya masa tunggu jemaah pendaftar haji tersebut, Nasir mengatakan, sesuai ketentuan memang tidak bisa dipersingkat. Karena, dikatakan dia bahwa semua menggunakan sistem urut online dan tetap berpedoman dengan pola urut kacang. “Jadi tidak bisa ditukar lagi,” paparnya. “Daftar tunggu sudah sangat lama, semoga pengantre diberi umur panjang,” harapnya.

Diungkapkan dia, kuota jemaah haji tahun lalu pernah mencapai 115 calhaj. Sementara pengurangan yang terjadi saat ini, dijelaskan dia, dikarenakan di Mekkah sedang dilakukannya pembanganunan Masjdilharam. Nasir juga menyampaikan permohonan maaf pada calhaj, karena jadwal keberangkatan mereka bertepatan dengan peringatan HUT kemerdekaan RI. Kondisi tersebut, menjadikan dia tidak bisa mengantar para tamu Allah tersebut, karena harus menjadi inspektur upacara pada 17 Agustus nanti.

Ia mengingatkan para calhaj agar memperhatikan barang-barang yang boleh dibawa dan tidak. Calhaj pun diminta dia agar membawa barang kebutuhan secukupnya. Kemudian untuk transportasi Pontianak – Batam, menurut dia, ditanggung oleh pemerintah setempat dan makan minum di Mekkah ditanggung Kemenag.(aan)

Berita Terkait