Daerah Zoonosis, Avian Influenza Masih Aman

Daerah Zoonosis, Avian Influenza Masih Aman

  Senin, 11 April 2016 09:54
VAKSIN: Vaksin sebagai alternatif terbaik mencegah mewabahnya rabies. Dianggap sepele, akan menulari manusia. ISTIMEWA/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Rabies perlu diwaspadai di Kalbar. Alasannya, karena provinsi tetangga seperti Kalteng juga kalut terhadap rabies ini. Rabies menyerang susunan saraf pusat yang ditularkan melalui gigitan hewan yang sudah terkena rabies, seperti anjing, kucing dan kera. Lainnya, hog cholera pada babi. Kasus ini pernah terjadi  di daerah Badau. Mustaan, Kapuas Hulu

BERBAGAI penyakit hewan yang bisa menular pada manusia menjadi ancaman serius di negeri ini. Untuk kabupaten Kapuas Hulu, menurut Kabid Pelayanan Keswan dan Kesmavet, Dinas Peternakan Provinsi Kalbar Drh. Elidar M.M penyakit yang perlu diwaspadai sebagai zoonosis melalui penularan hewan adalah rabies dan hog cholera, karena sebelumnya penyakit ini pernah mewabah.

"Kalau sekarang yang perlu diwaspadai di Kalbar yakni penyakit rabies. Di Kapuas Hulu wabah rabies heboh sekali," kata Elidar saat di Putussibau. Dijelaskan, rabies adalah penyakit yang menyerang susunan saraf pusat yang ditularkan melalui gigitan hewan yang sudah terkena rabies, seperti anjing, kucing dan kera.Kemudian penyakit hog cholera pada babi. Kasus ini pernah terjadi  di daerah Badau.

Sementara untuk flu burung (avian influenza) Elidar memastikan aman, kendati demikian, wabah ini sedang terjadi di pulau Jawa. "Kalbar aman, tapi harus diantisipasi, karena di Jawa mulai mewabah lagi," katanya. Di Kalbar penyakit hewan yang harus diwaspadai ada lima, disingkat RABAH (Rabies, Avian Influenza,  Brucellosis/keguguran pada ternak, Antraks pada sapi, kambing serta Hog Cholera).

“Di Kapuas Hulu yang mesti diantisipasi rabies dan hog cholera," tegas dia. Dikatakan Elidar, tahun 2017 ada beberapa provinsi yang dijadikan pilot projec lima zoonosis, termasuk Kalbar. Yakni Riau, Jawa Tengah dan Kalbar. Seperti antraks, rabies dan Nipah. Itu yang menjadi perioritasa. Selain dua penyakit tadi Kapuas Hulu yang berbatasandengan Malaysia harus antisipasi wabah virus nipah (NiV)

Mengingat Nipah di Malaysia pernah terjadi. Sebab virus Nipah bisa dibawa oleh kelelawar. Artinya penyakit yang belum ada, sudah terjadi dan bisa saja muncul. “Semua jenis penyakit bisa saja muncul. Karenanya perlu diantisipasi sejak dini," paparnya. Apalagi kapuas hulu yang berbatasa langsung dengan negara tetangga, berbagain jenis penyakit hewan bisa masuk ke Kapuas Hulu.(*)

Berita Terkait