Daerah Strategis Edarkan Narkotik

Daerah Strategis Edarkan Narkotik

  Jumat, 20 May 2016 10:16
AKBP Sandi Alfadien Mustofa

SINGKAWANG--Kapolres Singkawang AKBP Sandi Alfadien Mustofa, S.IK, MH menegaskan pihaknya tidak akan segan-segan melakukan penindakan kejahatan narkoba yang berada di wilayah keamanan Kota Singkawang.

Selama ini kasus narkoba sudah berada diambang darurat nasional. Tak hanya kalangan masyarakat kota maupun masyarakat perdesaan yang menjadi pengguna narkoba. 

Bahkan ada beberapa oknum aparat penegak hukum yang tersandung kasus narkoba.

"Kasus narkoba ini adalah kejahatan nasional dan internasional. Ini akan merusak generasi bangsa kita sendiri. Seperti kasus sejarah masa lalu tentang perang candu. Mereka melakukan penjajahan tidak lagi secara fisik, tetapi penjajahan mental bagi generasi ktia di masa mendang," ucap dia, Kamis (19/5) kepada media ini.

Dia mengatakan persoalan narkoba kini menjadi perhatian khusus pemerintah pusat melalui Presiden RI, Kapolri, Kapolda dan Kapolres di seluruh Indonesia. Dikarenakan maraknya peredaran narkoba di wilayah hukum yang berada di Indonesia. 

Hal tersebut dinilainya kasus narkoba berpotensi bisa terjadi di wilayah keamanan Kota Singkawang. Ia menuturkan secacara geografis Kota Singkawang dianggap pusat transit peredaran narkoba karena berada di wilayah dua kabupaten yang berbatasan dengan negara tetangga. 

Seperti di wilayah Kabupaten Sambas dan Kabupaten Bengkayang. Diduga letak perbatasan negara tersebut menjadi tempat keluarmasuknya narkoba di wilayah keamana Kalimantan Barat. 

"Kita menduga Kota Singkawang merupakan tempat yang strategis untuk peredaran narkoba. Selain kota ini sebagai tempat wisata, tempat ini masih banyak ditemukan tempat hiburan malam. Hal ini akan menjadi perhatian kita dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," paparnya.

Sandi menambahkan dalam mencegah masuk dan beredarnya narkoba di wilayah hukum Kota Singkawang, pihaknya akan melakukan pemetaan di tempat-tempat rawan yang dianggap berpotensi terjadinya peredaran narkoba. Seperti jenis sabu, ganja dan jenis tindak kejahatan lainnya yang berbahaya untuk keselamatan dan ketertiban masyarakat ramai.

Menurutnya masalah narkoba tidak bisa ditoleransi secara hukum. Ini masuk dalam perkara berat dan perlu adanya kesadaran masyarakat untuk melaporkan tindak kejahatan narkoba di lingkungan sekitar. Apabila ditemukan adanya tindak kejahatan narkoba diharapkan segera melaporkan kejadian ini kepada aparat penegak hukum. Supaya pelaku kejahatan narkoba bisa ditangkap oleh petugas kepolisian di wilayah hukum Kota Singkawang.

"Kita minta masyarakat, media massa dan pemerintah daerah bisa melakukan kerjasama pencegahan tentang bahaya narkoba bagi kehidupan masyarakat. Karena kasus narkoba akan merusak generasi bangsa kita di masa mendatang," imbuhnya ditemui insan pers diruang kerjanya di Kantor Polres Singkawang. (irn)