Cholismo Jangan Sampai Runtuh

Cholismo Jangan Sampai Runtuh

  Rabu, 27 April 2016 10:21
Griezmann & Lewandowski

Berita Terkait

MADRID – Kejayaan Atletico Madrid tidak lepas dari filosofi Cholismo. Seperti namanya, filosofi itu ditancapkan entrenador Diego Simeone ke dalam klub berjuluk Los Rojiblancos tersebut. Musim 2015-2016 ini, dengan Cholismo-nya Simeone berhasil membawa klubnya menggila di La Liga juga di Liga Champions.

    Akan tetapi, kedatangan Josep Guardiola bersama dengan armada Bayern Muenchen-nya dalam leg pertama semifinal Liga Champions di Vicente Calderon, Madrid, dini hari nanti berpotensi merusak bulan madu Cholismo. Karena, di antara pelatih elit Eropa yang pernah menghadapi El Cholo – julukan Simeone, Guardiola yang belum pernah kalah.

    Dua kali bersua di La Liga 2011-2012, dua kali pula Guardiola bersama filosofi Guardiolismo-nya menumbangkan Atletico. Di Camp Nou dengan 5-0, lalu di Vicente Valderon 2-1. ''Sekarang, kami butuh bermain dengan hati, kaki, dan kepala dalam roadmap kami. Kami harus mengubah segalanya,'' ucap Simeone, dikutip dari Eurosport.

    Cholismo adalah filosofi yang dicurahkan Simeone dalam buku biografinya berjudul El Efecto Simeone: La Motivacion Como Estragia. Filosofi ini memfokuskan permainan tim dibandingkan skill individu pemain. Nah, dengan filosofi ini Atletico menjelma sebagai klub dengan pertahanan terbaik di Eropa.

    Simeone konfiden bisa mengubahnya. Filosofinya di awal-awal kekuasaan dulu belum matang. Dari yang awalnya klub dengan rasio kebobolan per game 1,01, menjelma menjadi cuma 0,49 per game kebobolannya. Hingga menjejak semifinal baru lima gol yang bersarang ke gawang Jan Oblak dari fase grup.

    Yang jadi persoalan adalah absennya bek tengah Diego Godin. Kapten timnas Uruguay tersebut dibekap cedera hamstring. Sebagai gantinya, Jose Gimenez akan diplot di posisi Godin itu dan berduet dengan Lucas Hernandez. Dengan formasi 4-4-2, Simeone akan menumpukan serangannya pada duet Antoine Griezmann dan Fernando Torres.

    Diakui Saul Niguez, membekuk Bayern di Vicente Calderon tidak semudah rekor klub-klub dari Jerman jika bertandang ke markasnya. Lima laga kontra wakil Jerman terakhir, tidak satu pun yang bisa mendulang kemenangan. Dalam wawancaranya kepada AS, Bayern punya kemampuan komplet ketika menyerang pertahanan lawan-lawannya.

    ''Kalau soal nama besar, saya tidak takut dengan Bayern. Tapi kalau dari sisi permainannya saya wajib khawatir. Mereka bisa membunuhmu dengan berbagai cara. Mereka bisa menyerang dengan dua sisi sayapnya, atau menyerang dari duel-duel udara, atau bahkan dari tengah lapangan. Mereka punya banyak variasi untuk menciptakan kerusakan di permainan lawan,'' ulasnya.

    Baik Simeone atau Saul termotivasi untuk memenangi duel leg pertama di kandang sendiri kali ini. Pasalnya, lawatan ke Jerman tidak akan mudah. Di Liga Champions musim ini, klub bermarkas di Allianz Arena tersebut mencatatkan rekor 100 persen kandang. Angka itu berbanding terbalik dengan rekor away Atletico yang hanya 40 persentase kemenangannya.

    Dalam wawancaranya di situs resmi UEFA, Guardiola menyebut Atletico sebagai lawan kuat begitu mengalahkan Barca. ''Betapa kuatnya mereka dalam bertahan, bahkan ketika mereka main buruk saja kami pasti tetap kesulitan menjebol pertahanannya. Mereka tetap solid. Bukan hanya itu. Serangan mereka pun berbahaya. Ini tugas terberat kami selama Liga Champions musim ini,'' sebut pelatih yang musim depan menangani Manchester City tersebut.

    Kalau melihat sisi jumlah golnya, Philipp Lahm memang paling ganas dengan 28 gol. Tapi, jika di luar kandang, persentase golnya hanya 32,1 persen. Dari 26 gol, hanya sembilan gol yang diciptakan Bayern. Sebagai pencetak gol terbanyak Bayern dalam Liga Champions musim ini dengan delapan gol,  Robert Lewandowski berhasrat mengakhiri rekor cleansheet empat laga Atletico.

    Status Atletico sebagai klub dengan defense terbaik pun tidak membuatnya kecil nyali. ''Malah, sebagai penyerang saya merasa tertantang untuk menghadapi mereka. Kami tahu ini akan sulit, namun kami tegaskan bahwa kami adalah Bayern,'' koar bomber berkebangsaan Polandia tersebut dalam situs resmi UEFA.

    Lewy – sapaan akrabnya Lewandowski – mematok target minimal satu gol tandang dalam laga kali ini. Menurutnya, satu saja itu target yang sulit dengan melihat atmosfer di Vicente Calderon. Dari beberapa permainan Atletico, Lewy sudah tahu di mana letak kekuatan klub yang bernuansa merah dan putih itu. ''Mereka klub yang doyan bermain dengan fast break, so kami harus berhati-hati dengan itu,'' tegasnya. (ren)

Perkiraan Susunan Pemain

 

Atletico (4-4-2): 13-Oblak (g); 20-Juanfran, 24-Gimenez, 19-Hernandez, 3-Luis; 17-Saul, 6-Koke, 14-Gabi (c), 21-Carrasco; 7-Griezmann, 9-Torres

Pelatih: Diego Simeone

 

Bayern (4-1-4-1): 1-Neuer (g); 21-Lahm (c), 8-Martinez, 27-Alaba, 18-Bernat; 23-Vidal; 11-Costa, 25-Mueller, 6-Thiago, 7-Ribery; 9-Lewandowski

Pelatih: Josep Guardiola

 

Wasit    : Mark Clattenburg (Inggris)

Stadion: Vicente Calderon, Madrid

Berita Terkait