China Minta Indonesia Perbanyak Guide Pandai Bahasa Mandarin

China Minta Indonesia Perbanyak Guide Pandai Bahasa Mandarin

  Kamis, 19 May 2016 17:41

Berita Terkait

CHINA  International Travel Service (CITS), salah satu tour operator terbesar di Tiongkok, mendesak Indonesia menyediakan lebih banyak guide pandai Bahasa Mandarin agar wisatawan China merasa nyaman saat berada di salah satu destinasi di Indonesia.

"Kami juga ingin yang dipromosikan tidak hanya Bali dan Wonderful Indonesia," kata Liu Bing, salah satu petinggi CITS. "Kami ingin ada destinasi baru yang dipromosikan Indonesia di Tiongkok."

Desakan dikemukakan Liu Bing saat bertemu Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di Beijing. Tidak hanya Liu Bing, beberapa petinggi tour operator Tiongkok; China Travel Service (CTS), Jet-Tour, dan Caissa.

Mereka adalah tour operator konvensional, bukan berbasis online. Setiap tahun mereka memberangkatkan jutaan wisatawan dari kota-kota besar di China ke banyak negara.

Pertemuan dengan lima tour operator papan atas itu dilakukan beberapa jam sebelum China World Summit Wing Hotel. Menpar Arief Yahya berada di forum ini sebagai upaya mendatangkan lebih banyak wisman Tiongkok ke Indonesia.

Menpar Arief Yahya juga bertemu Spring Airlines, maskapai swasta berbasis di Shanghai dan membicarakan kemungkinan penerbangan langsung dari kota-kota di Cina kota-kota di Indonesia.

Spring Arlines memiliki Spring Tour, biro perjalanan yang agresif membawa wisman ke Thailand, Malaysia, Singapura, Hong Kong, Korea Selatan.

Zhang Wu'an, juru bicara wakil presiden Spring Airlines, menyampaikan keinginan membawa wisatawan Cina ke Bali dan kota-kota di Indonesia. "Kalau boleh, kami ingin membawa wisman Cina ke Bali, Jakarta, dan Bandung," katanya.

Menpar Arief Yahya menjawab; "Bali pasti bisa. Bandara Soekarno-Hatta Jakarta sudah penuh, kecuali jika pembangunan terminal tiga selesai sebelum lebaran. Bandung juga belum bisa, karena masih dalam pembangunan."**

Berita Terkait