A Chiang Tewas, A Hong Dirawat

A Chiang Tewas, A Hong Dirawat

  Selasa, 8 December 2015 09:34
Ilustrasi/Gambar

Berita Terkait

SINGKAWANG-  A Chiang (16), salah satu korban pembacokan dengan pelaku AC di Jalan Pulau Natuna, Gang Berkat Kelurahan Pasiran Singkawang Barat, Senin (7/12) sekitar pukul 14.30 WIB meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Harapan Bersama.

Sontak saja, keluarga dan teman-temannya merasa bersedih hingga isak tangis pun pecah setelah mendapat kabar kepergian pelajar yang merupakan anak ketiga dari tujuh bersaudara yang tinggal di  Saliung, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan ini.Nyawa A Chiang tidak dapat terselamatkan, lantaran dirinya mengalami luka sangat parah di bagian perut hingga ususnya keluar, pipi kiri dan lutut kiri, akibat tebasan pedang AC, pelaku pembacokan yang hingga saat ini masih belum ditemukan.

Bapak A Chiang, Sei Ku mengatakan atas meninggalnya A Chiang. Pihak keluarga merasa tidak ikhlas. Dirinya meminta pelaku harus ditangkap dan diadili.“Kalau perlu dihukum mati atau penjara 25 tahun,” kata Sei Ku, Senin (7/12). Belum lagi, biaya Rumah Sakit yang harus dibayar.“Keluarga pelaku, juga harus bertanggungjawab,” katanya.Sebagai orang tua mengaku, tidak ada firasat apapun sebelum A Chiang dibacok. Termasuk gelagat dari AC, sebagai pelaku yang dikenalnya.

“Kita kenal dengan pelaku, yang kesehariannya sebagai pemborong rempah-rempah ini. Biasa juga ke rumah, dan telah kenal dengan A Chiang sekitar setahun,” katanya.A Chiang merupakan salah seorang dari tiga orang yang dibacok AC. Dua korban lainnya, Angga Kurniawan alias A Hong dan ayahnya Bu Ku, masih selamat meski A Hong harus kehilangan jari kanan dan telapak tangan kirinya.“Sempat dirawat di RSU Harapan Bersama. Kemudian kita bawa ke Rumah Sakit di Kuching, Malaysia, Minggu (6/12) malam. Untuk menyambung tangannya yang putus karena ditebas pelaku,” kata adik ipar A Hong, Fendi.

Tetapi kata dokter di sana (Kuching, Malaysia), jarinya tidak bisa disambung lagi Karena sudah membusuk.“Kalau disambung, sudah banyak virus, akhirnya tidak bisa disambung kata dokter di RS Kuching,” kata Fendi. Dirinya beserta keluarga, sangat berharap kepada pihak kepolisian, bisa segera menangkap pelaku.“Kalau ditangkap, minta dia gantikan tangan A Hong, kalau tidak dihukum mati saja,” kata.

Karena Cemburu

Sebelumnya diberitakan A Chiang (16), pacar pelaku, harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka yang cukup serius. Dua korban lain, yakni Bu Ku (54) dan Angga Kurniawan alias A Hong (22) juga harus dilarikan ke rumah sakit. AC malam itu datang mencari pacarnya A Chiang ke rumah Bu Ku. Saat itu AC bertemu dengan A Hong dan Bu Ku.  AC bertanya apakah pacarnya ada di rumah?A Hong mengatakan bahwa dia tidak tahu. Namun, pelaku mengancam akan membunuh semuanya jika tidak memberi tahu.

Pelaku kemudian pergi ke mobilnya dan mengambil parang. Dia masuk ke rumah Bu Ku dan langsung mengamuk dengan parang di tangan. A Hong sempat menahan parang yang diayunkan, hingga jari tangan kanan terluka.Pelaku terus menyerang. Akibatnya, A Hong mengalami luka di tangan kiri. Ayah A Hong, Bu Ku membantu anaknya pun dihajar. Tangan kiri Bu Ku tersabet parang.Di tengah duel tersebut, keluarlah A Chiang dari sebuah ruangan. Melihat A Chiang, pelaku tak berpikir panjang. Parang yang masih dipegangnya diayunkan ke arah A Chiang sehingga melukai sang cewek.

Setelah berhasil melukai A Chiang, Ahong dan Bu Ku, pelaku kabur. Warga sekitar kemudian berdatangan. Mereka langsung membawa korban ke rumah sakit.Kapolsek Singkawang Barat, Kompol Sunarno melalui Kanit Reskrim, Ipda Walidu mengatakan, sesuai keterangan dari para saksi yang telah dimintai keterangan, kedatangan pelaku adalah mencari tahu keberadaan pacaranya.

“Pelaku menduga, kalau pemilik rumah (A Hong) menyembunyikan pacarnya (A Chiang) di rumahnya,” tukas Ipda Walidu, Ahad (06/12) menjelaskan motif sementara pelaku. AC warga Jl Sagatani, Sijangkung sendirian mendatangi rumah pacarnya, Sabtu (5/12) sekitar pukul 21.30 WIB di sebuah rumah di Jalan Pulau Natuna Gang Berkat RT17/07 Nomor 8a Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat.Atas kejadian tersebut, pacar AC bernama A Chiang (16) yang tinggal di Saliung Kelurahan Sedau Kecamatan Singkawang Selatan, serta Bu Ku (54) dan Angga Kurniawan alias A Hong (22) yang merupakan bapak serta anak yang tinggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP). (fah)

Berita Terkait