Chelsea vs Porto. Hantu dari Masa Lalu

Chelsea vs Porto. Hantu dari Masa Lalu

  Rabu, 9 December 2015 09:20
Gambar dari internet

Berita Terkait

LONDON - Hantu memang menyeramkan. Sama menyeramkannya dengan kedatangan dua hantu dalam kehidupan Jose Mourinho sepekan ini. Iker Casillas dan Claudio Ranieri akan jadi hantu dari masa lalu Mou. Kedua hantu itulah yang bisa menghabisi karir Mou di The Blues.

            Ranieri tersingkir dari Chelsea setelah kedatangan Mou pada musim panas 2004-2005. Memori disingkirkan Mou juga masih dipendam dalam pikiran Casillas. Semusim terakhir Mou di Real Madrid pada 2012-2013 silam, sebagai legenda Los Blancos malah akrab dengan bangku cadangan.

            Jika hantu Ranieri baru datang di Premier League bersama Leicester-nya pekan depan (15/12). Maka Casillas sudah bergentayangan di Stamford Bridge untuk memberi teror di Chelsea saat menjamu Porto, dini hari nanti. “Saya akan menyingkirkan Chelsea dari fase grup,” ancam Casillas, kepada Sunday Mirror.

            Ada satu kalimat yang diingat Casillas keluar dari mulut Mou: “Casillas mungkin butuh pelatih lain seperti (Vicente) Del Bosque atau (Manuel) Pellegrini. Bukan saya. Kalau saya pelatihnya, saya akan memilik Diego Lopez, bukan dia,” itulah ucapan Mou yang akan terus diingat Casillas.

            Karena ini pertemuan pertama antara Casillas dengan Mou setelah berpisah dua musim lalu, maka inilah momen terbaik Casillas untuk membalaskan dendamnya. “Di London, kami tidak akan bertahan. Karena bermain bertahan sama dengan merusak kans Eropa kami,” ungkapnya.

            Ya, hanya mengalahkan juara bertahan Premier League musim 2015-2016 itulah celah bagi Porto. Seri atau tumbang di London maka petaka berbalik kepada Dragoes. Terlebih apabila pada laga lainnya Dynamo Kiev membantai Maccabi Tel Aviv di Kiev. Maka Chelsea dan Kiev yang akan lolos ke 16 Besar.

            Casillas hanya satu hantu yang berada di belakang Porto. Masih ada hantu lain di belakang klub asuhan Julen Lopetegui ini. Bukan lagi hantu yang memberinya ancaman, melainkan hantu yang memberinya motivasi. Di Porto-lah Mou tumbuh dan berkembang sebagai pelatih tersukses di Liga Champions.

            Lantas, dengan hantu yang mana Mou akan berkawan? Hantu baik dari Porto, atau justru hantu jahatnya? “Untuk kali ini saya tidak memikirkan siapa itu Porto. Yang ada di dalam pikiran saya 100 persen adalah skuad Chelsea, saya hanya memikirkan Chelsea,” sebut Mou dalam pre match conference-nya di Cobham tadi malam.

            Mengapa dia harus fokus? Sebab, menurut pemberitaan di media-media Inggris, Roman Abramovich sebagai pemilik Chelsea bisa berubah pikiran jika klubnya kembali tumbang di kandang sendiri. Bukan lagi membela Mou, melainkan sudah sampai ke pendepakan.

       Paling cepat setelah laga Liga Champions melawan Porto, paling lambat setelah menghadapi The Foxes -julukan Leicester. Kekalahan 0-1 atas Bournemouth akhir pekan lalu (6/12) sudah memberinya peringatan. Meski lagi-lagi pelatih berkebangsaan Portugal itu tetap konfiden dengan posisinya.

       “Kami ingin bersaing di Liga Champions menghadapi klub-klub terbaik Eropa. Sebut saja Barcelona, Real (Madrid) atau Bayern (Muenchen). Untuk mewujudkannya, ya kami harus bisa memenangi pertandingan besok (dini hari nanti, Red),” tutur pelatih berusia 52 tahun itu.

       Dilansir dari Telegraph, sehari setelah pertandingan lawan Bournemouth, Mou langsung memanggil Diego Costa untuk one on one coaching clinic. Mou ingin langsung mengasah ketajaman Costa yang baru mencetak satu gol sepanjang fase grup Liga Champions musim ini.

       Dengan perkiraan formasi 4-2-3-1, Costa akan dikembalikan lagi ke posisinya dan Hazard lebih ke belakang. Pedro dan Willian akan menopang alur serangan Chelsea ke area pertahanan Porto yang sudah bobol enam gol dari lima laga. Rekor buruk defense Porto itu yang harus dimanfaatkan Chelsea. “Jangan lagi hanya membuat banyak peluang tapi nihil gol, harus lebih kejam,” harapnya. (ren)

 

 

Perkiraan Pemain

 

 

 

Chelsea (4-2-3-1): 13-Courtois (g); 2-Ivanovic, 26-Terry , 24-Cahill, 28-Azpilicueta; 4-Fabregas, 21-Matic; 22-Willian, 10-Hazard, 17-Pedro; 19-Costa

 

Pelatih: Jose Mourinho

 

 

 

FC Porto (4-3-3): 12-Casillas (g); 2-Pereira, 5-Marcano, 3-Indi, 21-Layun; 22-Pereira, 6-Neves , 25-Imbula; 20-Andre, 9-Aboubakar, 8-Brahimi

 

Pelatih: Julen Lopetegui

 

 

 

Wasit   : Cuneyt Cakir (Turki)

 

Stadion: Stamford Bridge, London

 

Live      : Festival (Orange TV) pukul 02.45 WIB

Berita Terkait