Cerita Unik CHJ di Tanah Suci, Bingung Cari Istri, Merasa Masih di Kampung

Cerita Unik CHJ di Tanah Suci, Bingung Cari Istri, Merasa Masih di Kampung

  Jumat, 12 Agustus 2016 09:16
FOTO JAWA POS

Berita Terkait

BEBERAPA calon jamaah haji (CJH) mengalami disorientasi di Madinah. Sebagian di antara mereka ditemukan di Masjid Nabawi. Lanjut usia, sendirian, bingung, bahkan tidak merasa berada di tempat suci. 

Salah seorang CJH yang mengalami disorientasi itu berasal dari Brebes, Jawa Tengah. Kamis (11/8) dia sendirian mondar-mandir di pelataran Masjid Nabawi. Kebetulan, di sana ada pembimbing ibadah dari embarkasi lain yang mengetahui keberadaan CJH bersarung cokelat dan berbaju hitam itu. 

Akhirnya, pria bergelang plastik kuning tersebut diserahkan petugas ke sektor khusus. ”Saya sedang mencari istri, dari tadi tidak ketemu,” ujar CJH berusia sekitar 60 tahun itu. Pria berinisial Ahd tersebut tidak merasa sedang berada di Masjid Nabawi atau di Tanah Suci. Dia mengaku sedang mondar-mandir di sekitar tempat tinggalnya. 

”Ini kan masih Brebes?” katanya. Dia mengaku seperti baru saja naik pesawat dari Pekalongan. Saat ditanya sedang berada di mana, jawabannya tetap Brebes. 

Kasus serupa ditemukan sehari sebelumnya, juga di Masjid Nabawi. CJH asal Sumedang itu kebingungan di pelataran masjid setelah mengikuti salat Duhur berjamaah. Dia merasa masih berada di Sumedang. 

Angota tim kesehatan PPIH dr Tri Supriyanto SpPd menjelaskan, ada banyak faktor yang bisa mengakibatkan CJH mengalami disorientasi. Bisa karena perubahan sesaat, bisa juga karena riwayat kesehatan. 

Misalnya, riwayat gangguan jiwa. ”Untuk CJH, kemungkinan semacam itu kita singkirkan dulu. Sebab, mereka sudah lolos pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat,” ujarnya. 

Penyebab lain adalah dehidrasi. Cuaca yang panas disertai aktivitas yang padat sangat potensial mengakibatkan dehidrasi yang berujung disorientasi. Apalagi jika orang tersebut lupa minum. 

”Kalau sudah tahu penyebabnya, kita bisa melakukan langkah penanganan. Kalau karena dehidrasi, ya dehidrasinya yang kita atasi dulu,” jelasnya. (fathoni  nanda/c17/ca) 

 

Liputan Khusus: 

Berita Terkait