Cek PPLB dan Dry Port Badau

Cek PPLB dan Dry Port Badau

  Selasa, 26 January 2016 10:08
BERDIALOG : Anggota Komisi II DPR-RI H. Sukiman di dampingi Asisten I Sekda Kapuas Hulu Abdullah Usman berdialog dengan petugas imigresen Lubuk Antu.FOTO MUSTA’AN

Berita Terkait

PUTUSSIBAU—Kendati aktivitas bongkar muat barang di perbatasan belum tinggi, pemerintah tetap melanjutkan rencana pembangunan dry port di PPLB (Pos Pelayanan Lintas Batas Badau). Kepastian kelanjutan rencana pembangunan itu disampiakan anggota Komisi II DPR-RI H. Sukiman SPd, M.M. Demikian dengan sarana dan prasana penunjang kegiatan petugas di PPLB Badau harus ditingkatkan.

“Saya ingin melihat langsung lokasi rencana pembangunan dry port di Badau ini. pembangunannya akan terus berlanjut, hanya saja sebelum lebih jauh perlu dilihat dulu letaknya,” tutur Sukiman saat berkunjung ke Badau baru-baru ini. pembangunan pelabuhan darat (dry port) untuk mendukung kegiatan di PPLB sangat penting.Walaupun sampai saat ini aktivitasnya bongkat muat belum terlihat.

Sebagai bagian terdepan NKRI kata Sukiman, perbatasan harus dibenah. Pembangunan inprastruktur harus terus ditingkatkan, termasuk rencana pembangunan dry port. Hanya saja sebelum di bangun lebih jauh dan menggunakan anggaran yang besar, perlu dilihat letak strategisnya. Jangan seperti pembangunan dry port di PPLB Entikong, belum lama selesai sudah dibongkar lagi karena salah letak.

“Saya berharap dry port di Badau ini sebelum dimulai pembangunan dilihat benar letaknya. Jangan salah seperti di Entikong. Baru selesai dibangun sudah dibongkar lagi, karena salah,” terang Polisi PAN Kalbar ini. Ini jelas sudah sangat merugikan negara lantaran salah perencanaannya yang salah tidak didasarkan kebutugan dan kepentingan dry port, akan tetapi berdasarkan usulan kepentingan.

Sukiman juga berharap masyarakat proaktif dan mendukung rencana pembangunan yang diprogram pemerintah. “Jual tanah jangan mahal-mahal sesuaikan saja dengan NJOP-nya,” kata Sukiman. Apa yang diprogramkan pemerintah tentu akan berdampak kepada masyarakat sekitar. Karenanya jika ada pembangunan mesti didukung oleh masyarakat, salah satunya tidak menjual lahan harga mahal.

Sukiman oftimis perbatasan Kapuas Hulu cepat berkembang, terlebih DOB Kabupaten Banua Lanjak dikabulkan pemerintah pusat. Dengan adanya DOB tentu pembangunan akan terpusatkan, demikian juga dengan pembangunan PPLB Badau dan dry port. “Saya oftimis perbatasan Kapuas Hulu ini cepat berkembang. Mari kita dukung pembangunan yang sudah dicanangkan pemerintah,” pinta Sukiman.

Selain meninjau rencana pembangunan dry port, anggota Komisi II DPR-RI perwakilan Kalbar ini juga mengunjungi PPLB Lubok Antu atau kompleks imigresen, kastam, kuarantin dan keselamatan (ICQS) Lubuk Antu. Sukiman yang didampingi Asisten I Sekda Kapuas Hulu Drs. Abdullah Usman, MSi dan sejumlah pejabat lingkungan Pemkab Kapuas Hulu berdialog dengan petugas ICQS Lubuk Antu.(aan)

Berita Terkait