Cegah Kecurangan Ujian Nasional

Cegah Kecurangan Ujian Nasional

  Minggu, 3 April 2016 09:46   1

Oleh: Bayu Anggara

TINGGAL menghitung jam, ujian nasional untuk tingkat SMA/SMK/MA akan dilaksanakan tepatnya Senin tanggal 4-6 april 2016.Setiap kali Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK/MA dilaksanakan, kerap kali muncul beberapa permasalahan krusial seperti keamanan naskah dan proses pelaksanaan ujian dan kecurangan pihak sekolah. Kekhawatiran itu terbukti lagi pada UN tahun 2015 lalu. Terungkap adanya dugaan kebocoran soal yang tersebar melalui internet yakni melalui google drive.kebocoran dan kecurangan dalam pelaksanaan UN  seakan –akan sudah menjdi tradis setiap tahunnya, Lalu peristiwa apakah  yang menyebabkan kecurangan ini terjadi.

Bicara tentang kebocoran atau kecurangan UN, Sepertinya memang sudah jadi rahasia umum bahwa semua pihak, terlibat dalam proses itu. Mulai dari si murid sendiri yang memang seperti butuh contekan, terus guru dan kepala sekolahnya juga tidak ingin anak didiknya tidak bisa lulus. Para orang tua yang malu atau takut juga kalau sampai anaknya jadi bagian dari mereka yang tidak lulus, dan kemungkinan bisa juga terjadi dari oknum pengurus Ujian Nasional yang menjadikan itu sebagai bisnis. Nah, jadi semua ikut berperan dalam hal ini.

Dengan banyaknya kasus kecurangan seperti ini sudah seharusnyalah pemerintah segera merevisi ujian nasional, Karena kondisi semacam ini tentu dapat mencoreng nama baik dunia pendidikan. Kementerian Pendidikan Nasional sebagai penanggungjawab sudah semestinya melakukan proses pengoreksian pola cetak maupun pengiriman soal lewat internet sebelum melakukan proses pendistribusian.

Lalu bagaimana cara pencegahan agar kecurangan dalam pelaksanaan ujian tidak dapat terjadi lagi, Pemerintah,  Kementerian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sudah banyak mencantumkan cara agar kecurangan ini tidak akan terulangan kembali. Tapi saya hanya ingin sedikit menamahkan, Menurut saya Pemerintah Indonesia harus segera membuat aturan untuk mengucapkan sumpah untuk tidak melakukan kecurangan dan semacamnya sebelum pelaksanaan Ujian Nasional dimulai, Sumpah ini harus diucapkankan oleh  setiap orang yang ada sangkut pautnya terhadap pelaksanaan Ujian Nasional di depan kitab agama mereka masing-masing, seperti pembuat soal ujian, kepala sekolah, guru, pengawas dan tentunya siswa siswi yang akan melakukan ujian tersebut.(**)
 

Penulis: HMJTE Politeknik Negeri Pontianak, Asrama Mahasiswa Kabupaten Sambas Pantai Utara