Cegah Kaki Gajah , Dinkes Kubu Raya & Pertamina Latih Kader Kesehatan POPM

Cegah Kaki Gajah , Dinkes Kubu Raya & Pertamina Latih Kader Kesehatan POPM

  Kamis, 3 December 2015 12:00
FOTO BERSAMA: Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Berli Hamdani (tengah) berfoto bersama kader kesehatan POPM dan sejumlah tenaga kesehatan di Kecamatan Sungai Raya. FOTO IST

Berita Terkait

 

DARI 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat hingga saat ini Kubu Raya termasuk daerah yang sangat endemik kaki gajah, lantaran hingga sekarang sudah ditemukan sekitar 57 kasus kaki gajah di kabupaten termuda di Kalimantan Barat ini. 
Untuk mengatasi persoalan kaki gajah tersebut mulai 2 hingga 22 Desember Dinas Kesehatan Kubu Raya bekerjasama dengan PT. Pertamina Persero dan PT. Sekti Aji Migunani menyelenggaran Pelatihan Kader Kesehatan Pelaksanaan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filaria Kabupaten Kubu Raya yang dipusatkan di Gedung Pertemuan Umum Sungai Durian.

 

 

 

Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Berli Hamdani mengatakan selama  ini kader kesehatan lebih sering menjadi pelaksana kegiatan saja, bukan pengelola. Kengelola artinya bukan hanya melaksanakan kegiatan saja, namun juga merencanakan kegiatan dan mengaturnya.

“Kedepan saya berharap sebaiknya kader kesehatan mampu menjadi pengelola program-program kesehatan diwilayahnya. Karena merekalah yang paling memahami kondisi kebutuhan wilayahnya,” kata Berli Hamdani saat membuka Pelatihan Kader Kesehatan Pelaksanaan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filaria yang dipusatkan di Gedung Pertemuan Umum Sungai Durian, Rabu (2/12).

 

 

Untuk meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan masyarakat, berbagai upaya telah dilakukan seperti dengan memanfaatkan potensi sumber daya yang ada termasuk di masyarakat. Upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat seperti Pos Pelayanan Terpadu, Pondok bersalin desa, dan desa siaga.Dalam dimensi kesehatan pemberdayaan merupakan proses yang dilakukan oleh

masyarakat untuk memperbaiki kondisi lingkungan, sanitasi dan aspek lainnya yang secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh dalam kesehatan masyarakat. “Karena semua peserta yang berasal dari masyarakat sekitar ini akan menjadi kader kesehatan, khususnya kader pemberi obat pencegahan massal filaria maka warga yang terlibat menjadi kader kesehatan ini harus tahu apa yang harus dilakukan dalam kegiatan tersebut,” paparnya.Selain di Kecamatan Sungai Raya, kegiatan serupa juga akan dilakukan di delapan keacamatan lainnya, seperti Terentang, Teluk Pakedai, Kubu, Sungai Kakap, Sungai  Ambawang, Rasau Jaya, Kuala Mandor B dan Batu Ampar

Berli mengatakan keberhasilan gerakan POPM filaria ini akan berhasil dengan sumbangsih para kader kesehatan dalam menggerakkan masyarakat untuk berpartisiaspi aktif dalam POPM filaria.Kader juga diharapkan bisa menjadi tokoh kunci poengerakan masyarakat dalam bulan eliminasi kaki gajah di Kubu Raya adalah kader kesehatan yang memahami apa itu penyakit kaki gajah dan cara pencegahannya secara menyeluiruh.

“Dengan demikian kader kesehatan dapat memberikan penyuluhan pada masyarakat disekililingnya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit kaki gajah secara menyeluruh dan membangun kesadaran masyarakat agar tergerak mengikuti POPM filaria dan pada akhirnya diharapkan berdampak pada terbebasnya Kubu Raya dari endemik kaki gajah,” pungkasnya. (ash)

 

Berita Terkait