Cegah Kaki Gajah Dinkes Kubu Raya dan PT.Pertamina Persero

Cegah Kaki Gajah Dinkes Kubu Raya dan PT.Pertamina Persero

  Sabtu, 12 December 2015 09:43
PELATIHAN: Kadis Kesehatan Kubu Raya, Berli Hamdani (enam dari kiri) berfoto bersama Camat Sungai Kakap, Ruspendi dan kader kesehatan POPM filaria Kecamatan Sungai Kakap

Berita Terkait

KUBU RAYA – Hingga Oktober 2015 lalu, Dinas Ksehatan Kubu Raya mencatat terdapat  sekitar 56 kasus kaki gajah yang tersebar hampir disetiap kecamatan Kubu Raya. Untuk mengatasi persoalan tersebut Kepala Dinas Kabupaten Kubu Raya, Berli Hamdani mengatakan hingga saat ini pihaknya terus gencar memberikan penyuluhan termasuk memberikan obat pencegahan massal bagi masyarakat di kabupaten itu.

“Belum lama ini kami dari Dinas Kesehatan Kubu Raya telah bekerjasama dengan PT.Pertamina Persero untuk melatih kader kesehatan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) di sembilan kecamatan mulai 2 hingga 22 Desember mendatang. Masing-masing kecamatan itu kita beri pelatihan selama dua hari, dan pelatihan kader kesehatan ini sangat membantu kami dalam mengatasi persoalan kaki gajah di Kubu Raya,” katanya usai menghadiri Pelatihan Kader Kesehatan POPM Filaria yang dipusatkan di ruang serba guna camat Sungai Kakap, Jumat (11/12).

Kegiatan pelatihan kader kesehatan POPM filaria di Kecamatan Sungai Kakap sejak 11 hingga 12 Desember itu, diselenggarakan Dinas Kesehatan Kubu Raya bekerjasama dengan PT. Pertamina Persero dan PT. Trengginas Mangun Karsa  itu mendapat antusias yang cukup baik dari masyarakat Sungai Kakap. Kendati digelar dalam waktu singkat, namun masyarakat sekitar tampak antusias untuk dilatih menjadi kader kesehatan POPM.

Berli menilai dengan dilatihnya para kader kesehatan POPM setidaknya ditargetkan bisa  meningkatkan sekitar 85 persen kesadaran masyarakat dalam mengkonsumsi obat pencegahan massal filaria bisa tercapai.

“Saya optimistis jika semua masyarakat terutama  yang daerah tempat tinggalnya endemik kaki gajah bisa rutin minum obat pecegahan massal sekali dalam setahun dan dilakukan selama lima tahun berturut-turut, maka kasus filaria akan bisa ditekan secara optimal di Kubu Raya,” pungkasnya.

Secara terpisah Camat Sungai Kakap, Ruspendi berharap agar pelatihan kader kesehatan bisa rutin digelar karena dinilai bisa meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah kasus filaria di Sungai Kakap. “Dengan meningkatnya wawasan dan pengetahuan masyarakat, maka kasus kaki gajah yang hingga sekarang tergolong endemik di Kubu Raya bisa segera diminimalisasi bahkan ditanggulangi,” pungkasnya. (ash)  

Berita Terkait