Cacatan Akhir Tahun Kota Pontianak 2017

Cacatan Akhir Tahun Kota Pontianak 2017

  Sabtu, 30 December 2017 12:33   126

Oleh : Dr Suhra Wardi

MENJELANG berakhirnya tahun 2017, kita selalu melakukan flash back atau bercermin terhadap apa saja yang telah kita lakukan selama kurun waktu kurang lebih satu tahun sebagai bahan evaluasi dalam rangka memasuki tahun baru 2018. Demikian pula lah halnya dengan suatu pemerintahan. Warga masyarakat menuntut sebuah kinerja yang semakin baik dari pemerintahnya dalam rangka mewujudkan cita-cita mulia yakni kesejahteraan masyarakat.

Demikian juga halnya dengan Pemerintah Kota Pontianak  yang melaksanakan tugas kepemerintahannya dalam melaksanakan pelayanan public tentu melakukan evaluasi kinerja untuk perbaikan dan peningkatan kedepan.

Kota Pontianak sebagai Ibukota Provinsi Kalimantan Barat menjadi barometer atau percontohan bagi kabupaten-kabupaten lainnya.Kewajiban Pemerintah adalah mengupayakan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang dilaksanakan bersama-sama dengan masyarakat. Kinerja Pemerintah Kota Pontianak terasebut bukanlah tanpa alasan karena Kota Pontianak telah memperoleh 45 Award atau  penghargaan baik dari  tingkat Provinsi, Nasional maupun  Internasional. Pada tanggal  18 Desember 2017 Kota Pontianak memperoleh tiga award dalam satu hari yakni: Leadership Award 2017 sebagai salah satu walikota terbaik  dari tujuh walikota se-Indonesia versi Kementerian Dalam Negeri, dan Penghargaan Pemerintah Daerah Inovatif atau Innovative Government Award (IGA) 2017 serta penghargaan Loval Government Capacity for Business (LGCB) 2017 yang penilaiannya dilakukan oleh LAN (Lembaga Administrasi Negara) di dukung  AIPEG (Australia Indonesia Partnership for Economic Governance). Terkait Award LGBC, penghargaan bergengsi ini diperoleh berdasarkan  praktik terbaik dan keunikan daerah dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif diantaranya kemudahan proses perizinan sebagai contoh pelayanan IMB untuk perumahan hanya perlu satu hari dan khusus untuk perumahan MBR perizinan cukup satu jam dan tak perlu pengecekan lapangan karena diganti dengan surat pernyataan saja, ini merupakan proses perizinan tercepat di dunia.

Pontianak dinyatakan oleh ombusmen Indonesia sebagai kota Pelayanan Publik Terbaik se-Indonesia selama dua tahun berturut. Pelayanan publik yang diberikan terdiri dari barbagai aspek pelayanan.

Pelayanan perbaikan jalan-jalan umum, jalan gang pemukiman warga hingga jalan-jalan akses ke pasar, ke rumah sakit dan ke sekolah-sekolah. Jalan umum yang baik dan layak akan memberikan kenyamanan bagi warga masyarakat yang menggunakannya. Sarana jalan  yang baik dan layak tersebut juga akan membuka akses ekonomi warga disamping juga tentu akan dapat mengurai kemacetan lalu lintas kendaraan warga.

Pelayanan publik yang terkait dengan kesehatan warga juga sangat diperhatikan oleh Pemerintah Kota Pontianak. Seluruh Puskesmas yang berlokasi di enam kecamatan wajib memberikan layanan gratis kepada warga Kota Pontianak dan wajib pula bagi Puskesmas tersebut untuk memberikan layanan kunjungan langsung ke rumah-rumah warga bagi warga yang tidak mampu dan membutuhkan layanan kesehatan. APBD Kota Pontianak mengalokasikan dana empat milyar untuk memberikan bantuan iuran BPJS kesehatan  bagi warga miskin termasuk para pekerja Pemadam Kebakaran warga Pontianak. Disamping itu, Pemerintah Kota Pontianak juga memberikan bantuan pada  kondisi-kondisi tertentu warga miskin yang membutuhkan bantuan  khusus akibat dari penyakit yang dideritannya. Sudah ada Puskesmas di Kota Pontianak yang melayani rawat inap, hal ini dilakukan untuk membantu warga yang kurang mampu yang  akses rumahnya jauh dari Rumah sakit.

Pelayanan publik yang terkait dengan pendidikan sudah baik dan memuaskan masyarakat. Pembangunan gedung sekolah baru maupun pembangunan kembali gedung –gedung sekolah lama yang sangat presentatif yang jumlahnya melebihi 90% sangat memuaskan masyarakat. Tingkat rata-rata lama sekolah adalah  11 tahun yang telah melebihi tingkat rata-rata Nasional yang hanya 7,5 tahun. Secara umum  Kota Pontianak sudah  wajib sekolah 12 tahun, Pemerintah Kota Pontianak mempersiapkan Dana BOS dari sumber dana APBD daerah, disamping tersedia juga dana BOS dari APBN Pusat. Melalui kebijakan tersebut maka Kota Pontianak menggratiskan biaya sekolah  SD,SMP,  SMA dan SMK  sebelum SMA/SMK dialihkan kewenangannya  ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tahun 2017. Pelayanan Pendidikan  yang dilakukan melalui Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Pontianak sudah baik, terbukti  sudah dua kali memperoleh Penghargaan Ki Hadjar award dari Kementerian Pendidikan RI.Salah satu inovasi yang dilakukan adalah Pendaftaran Siwa Baru berbasis On Line..Siswa baru dan orang tuanya tak perlu repot-repot bolak balik mengurus administrasi dari satu sekolah ke sekolah lainnya jika  anaknya ditolak karena persaingan nilai Nem lalu harus daftar lagi ke sekolah lainnya, maka melalui daftar siswa baru On line, siswa hanya datang ke salah satu sekolah untuk pendaftaran, siswa secara otomatis dapat mengecek melalui Internet,  sekolah mana ybs diterima sesuai dengan pilihan sekolah dan ranking nilai nya.Pemerintah Kota Pontianak juga menganggarkan perlengkapan  sekolah (pakaian seragam dll) bagi siswa yang tidak mampu, jadi selain gratis biaya sekoah , mereka juga dapatkan pakaian seragam gratis.Bagi siswa-siswa yang berprestasi mereka mendapatkan bea siswa, termasuk beasiswa melanjutkan pendidikan  ke perguruan tinggi jika nilainya mencapai rata-rata nasional.

Pelayanan Air Bersih untuk warga terus mengalami peningkatan baik kualitas maupun kuantitasnya.Berdasarkan klasifikasi pelanggan, maka jumlah pelanggan terbanyak adalah pelanggan rumah tangga yang mencapai 90,13%, diikuti pelanggan niaga 7,78% dan pelanggan sosial 1,06%.Pelayanan air bersih diarahkan untuk peningkatan kapasitas dan kualitas produksi air bersih sehingga diharapkan akan mampu melayani seluruh kebutuhan masyarakat Kota Pontianak.

Pemerintah Kota Pontianak bekerja sama dengan Kementerian Sosial, Kementerian Perumahan Rakyat, Program PNPM Mandiri serta pihak swasta telah menangani sebanyak 3.958 unit rumah tidak layak huni melalui bantuan perbaikan rumah tidak layak huni. Hal ini sejalan dengan target kinerja penanganan rumah tidak layak huni dalam rencana jangka menengah yaitu sebanyak 500-1000 unit per tahun.

Adapun perkembangan Indeks Pembangunan Manusia merupakan salah satu ukuran kemajuan pembangunan manusia secara umum, yang mencerminkan capaian kemajuan di bidang pendidikan kesehatan dan ekonomi.

Kenaikan IPM ini diperkirakan karena dampak dari investasi di bidang kesehatan dan pendidikan khususnya terhadap peningkatan indikator penyusun IPM baru akan terlihat nyata dalam jangka panjang. Pembangunan di Kota Pontianak telah berhasil menurunkan jumlah penduduk miskin baik secara absolut maupun jumlah prosentasenya.

Layanan-layanan publik juga sudah mulai diarahkan untuk memanfaatan teknologi informasi, seperti yang telah dilakukan LPSE untuk proses pengadaan, Penerimaan Siswa Secara Online oleh Dinas Pendidikan, layanan informasi perijinan oleh BP2T, layanan portal www.pontianakkota.go.id yang dikelola Dinas Perhubungan, Layanan Pontive Center (antara lain E-Lawar Laporan Warga) dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Sistem Informasi Produk Hukum Daerah oleh Bagian Hukum Setda Kota Pontianak dan lain-lain. Selanjutnya dengan konsep e-gov, kedepan tersebut, peran dan keterlibatan masyarakat dalam berinteraktif melalui jaringan elektronik akan lebih terberdayakan.

Masyarakat dapat ikut terlibat  dan berperan aktif dalam mendukung dan memberikan partisipasi dalam kegiatan pembangunan. Selain itu informasi dan layanan kepada masyarakat dapat lebih mudah diakses dan  digunakan.diantaranya:

PONTIANAK PELAYANAN PUBLIK TERBAIK SE-INDONESIA

Pelayanan cepat  dalam mengurus  izin SIUP, TDP & IMB.
Mengurus Izin Perumahan Satu Jam Tuntas Asal Berkasnya Lengkap.
Pelayanan Jemput Bola (Happy Weekend) IMB Pemutihan.
INHAKO (Informasi Harga Sembako) Melalui Smartphone Anda : Sistem Gencil, Vidio Tron Di Pasar, Running Text Di Kompas Tv dan RRI.
SIAP DATA MISKIN ( Sistem Aplikasi Database Penduduk Miskin Berbasis Web) Efektifitas Penyaluran Bantuan Kepada Masyarakat Miskin Tepat Sasaran.
SIAP  PDAM  (Sistem Informasi Aplikasi Pengaduan) PDAM Tirta Khatulistiwa untuk melayani pelanggan PDAM melalui smartphone.
SIPOHON (Sistem Informasi Pendataan Dan Pemantauan Pohon) melalaui smatphone. Masyarakat dapat mengetahui kondisi RTH (Ruang Terbuka Hijau) Kota Pontianak dan ikut serta menjaga serta memelihara pohon.
Fasilitas Pontive Center (Pontianak Interactive Center) berlokasi di kantor Walikota Pontianak  melayani:

Pengaduan Masyarakat Melalui  E-LAWAR(LAPORAN WARGA) tentang kondisi Kota Pontianak.
Pemantauan  Kondisi Lalu Lintas di Kota Pontianak real time
Data Penduduk Kota Pontianak One Data Indonesia (Masuk Jaringan Satu Data Indonesia Secara Nasional)
Informasi Harga Sembako

Hasil dari kerja keras semua ASN yang dipimpin oleh Walikota H Sutarmidji, SH. M.Hum dan didukung masyarakat telah mendapatkan apresiasi.

Semoga memasuki tahun 2018 ini, Pemerintah Kota Pontianak dapat terus meningkatkan kinerjanya untuk kesejahteraan masyarakat melalui barbagai inovasi-inovasi baru seiring dengan pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dan semakin tingginya dinamika masyarakat  Kota Pontianak.**