Cabai Rawit Seratus Ribu, Pedagang di Sanggau Mengeluh

Cabai Rawit Seratus Ribu, Pedagang di Sanggau Mengeluh

  Senin, 9 January 2017 09:30
CABAI MEROKET: Harga cabai di Sanggau kini mencapai Rp100 ribu per kilogram. Para pembeli dan pedagang mengeluh. DOKUMEN

Berita Terkait

SANGGAU – Kenaikan harga cabai juga terjadi di Kabupaten Sanggau belakangan ini. Terbaru, harga perkilogram cabai rawit sudah di kisaran Rp100 ribu. Harga ini merujuk dari informasi para pedagang di sejumlah pasar tradisional yang ada di Bumi Daranante.

Kenaikan harga cabai rawit sejatinya sudah sejak dua pekan lalu. Akibatnya sejumlah warga juga mengurangi pembelian cabai. Para pedagang sendiri merasakan drastis penurunan pembelian cabai dari para pembeli. Sementara jumlah cabai yang dijual juga mulai berkurang tidak seperti hari-hari normal.

Sejumlah pedagang mengatakan bahwa ada pembatasan dari Pontianak. Informasi yang diterima para pedagang karena akibat dari gagal panen di sejumlah daerah penghasil cabai. Dalam kondisi ini, hukum ekonomi berlaku akibat minimnya persediaan barang dan adanya permintaan yang tinggi sehingga muncul kenaikan harga yang signifikan.

“Kami mengambil dari toke memang sudah mahal. Kalau kami jual murah kan rugi, jadi kami jual dengan harga mahal juga. Puncaknya pada pekan ini dengan harga cabai menembus seratus ribu perkilogram untuk cabai rawit,” ungkap Koko, pedagang cabai di Sentral Sanggau.

Sejumlah pembeli dengan terpaksa mengurangi pemakaian cabai untuk kebutuhan dapur karena harganya yang mahal. Seperti halnya ibu Yuli, konsumsi cabai khususnya cabai rawit dirumahnya tergolong banyak karena keluarganya senang dengan masakan pedas.

“Sekarang kalau beli cabai rawit ya secukupnya saja karena lagi mahal harganya. Keluarga saya memang suka dengan makanan pedas, jadi ya terpaksa dikurangi sedikit,” ujarnya ketika ditemui sedang berbelanja, kemarin.

Bukan hanya ibu rumah tangga yang merasakan dampak dari kenaikan harga cabai ini, sejumlah rumah makan juga mulai merasakan dampaknya. Akibatnya, menu makanan pedas sedikit dikurangi atau bisa juga dengan mengurangi pemakaian cabainya pada menu yang pedas. Sejumlah pihak di Sanggau berharap harga cabai ini dapat normal kembali. (sgg)

Berita Terkait