Buron di Surabaya Dibekuk di Pontianak

Buron di Surabaya Dibekuk di Pontianak

  Kamis, 14 December 2017 10:00
DIGIRING: Seorang buronan kasus narkotika asal Pontianak digiring aparat kepolisian menuju mobil. Tersangka tersebut akan diterbangkan ke Surabaya, Jawa Timur. ARIEF NUGROHO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PONTIANAK - Direktorat Narkoba Polda Kalimantan Barat kembali menangkap sorang bandar narkotika di wilayah Pontianak Timur. Bandar bernama Zainal Abidin (ZA) ini ditangkap berdasarkan surat daftar pencarian orang (DPO) dari Polda Jawa Timur, kemarin.

Direktur Narkoba Polda Kalbar Kombes Pol Purnama Barus mengungkapkan, ZA ditetapkan sebagai DPO sejak dua bulan lalu. Dimana yang bersangkutan menjadi buronan atas kasus narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polda Jawa Timur. 

"Jadi yang bersangkutan ini merupakan buronan atau BPO dari Polda Jawa Timur. Setelah berkoordinasi, kami berhasil menangkap pelaku," ungkap Purnama Barus, kemarin.

Menurutnya, tersangka ZA ditangkap saat hendak pergi ke salah satu kebun sahang miliknya. Setelah dilakukan pemantauan oleh anggota Dit Narkoba Polda Kalbar, akhirnya berhasil ditangkap.

"Memang sudah kami pantau pergerakannya. Kemarin, yang bersangkutan hendak pergi ke kebun sahang miliknya. Kemudian kami lakukan penangkapan," lanjutnya. 

Hanya saja dalam penangkapan tersebut, polisi tidak menemukan barang bukti sabu. Meskipun telah dilakukan penggeledahan baik di rumah maupun di ladang miliknya. 

"Barang bukti kami tidak temukan," katanya.

Selanjutnya tersangka diserahkan ke Polda Jawa Timur untuk proses hukum. 

Sementara itu Kasubdit II Direktorat Narkoba Polda Jawa Timur AKBP Indra mengatakan, tersangka ZA merupakan bagian dari sejumlah tersangka yang sebelumnya ditangkap di sekitaran Bandara Juanda, Surabaya. 

ZA yang berperan sebagai penyuplai narkotika tersebut sempat lari saat dilakukan penangkapan. Sehingga tim Dit Narkoba Polda Jawa Timur hanya berhasil mengamankan dua tersangka, yakni R, warga Madura dan H, warga Pontianak.

Dalam penangkapan dua orang tersangka tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 132 gram. 

"Setelah kami lakukan pengembangan, teranyata barang tersebut bersumber dari Pontianak," kata Indra. 

Kemudian, Polda Jawa Timur melakukan koordinasi dengan Polda Kalbar untuk memburu ZA, yang tak lain merupakan jaringan narkotika di Pontianak. Namun setelah dilakukan penangkapan, yang bersangkutan menghilang. 

"Setelah dilakukan pencarian, ternyata yang bersangkutan tidak ada. Kami lalu terbitkan surat DPO," lanjutnya.

Saat ini, pihak Polda Jawa Timur berhasil menangkap tiga tersangka, yakni R warga Madura, H, warga Pontianak dan ZA, warga Pontianak yang sempat menjadi DPO. 

"Dalam perkara ini sebenarnya ada enmpat tersangka. Namun baru tiga orang yang kami tangkap dan kami tetapkan tersangka. Satu diantaranya S, warga Siantan, Pontianak Utara. Namun pada saat dilakukan penggerebekan, yang bersangkutan sedang tidak ada di rumah," pungkasnya. (arf)

Berita Terkait