Bupati Minta PNS Tingkatkan Disiplin Kerja

Bupati Minta PNS Tingkatkan Disiplin Kerja

  Rabu, 24 February 2016 10:30
PEMBINA UPACARA: Bupati Ketapang Martin Rantan menjadi pembina upacara dalam upacara yang berlangsung Senin (22/2) lalu di lantai dasar Kantor Bupati Ketapang. ISTIMEWA

Berita Terkait

KETAPANG –  Pascaresmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ketapang periode 2016 – 2021, 17 Februari lalu di Pontianak, tak pelak kesibukan Martin Rantan SH dan Drs Soeprapto S untuk kembali membenahi birokrasi Kabupaten Ketapang telah menunggu. Usai pelantikan di Kantor Gubernur Kalbar, Martin dan Soeprapto langsung memimpin rapat koordinasi SKPD di Mess Hubda Ketapang di Pontianak. Pada hari yang sama, keduanya juga melakukan ramah tamah dengan masyarakat Ketapang yang ada di Pontianak.

Demikian juga setelah kembali ke Ketapang pada hari Jumat (19/2) lalu. Penyambutan dilakukan masyarakat di Bandara Rahadi Oesman Ketapang, dan langsung dilakukan arakan keliling Kota Ketapang. Menjelang siang, tepatnya pukul 13.30 WIB, Martin dan Soeprapto kembali melakukan inspeksi mendadak ke Sekretariat Daerah dan Kantor Satpol PP. Mereka juga meninjau pembangunan Masjid Al-Ikhlas Ketapang dan Gereja St Agustinus Payak Kumang.

Kemudian pada Sabtu (20/2) Bupati menghadiri rapat CU Pancur Solidaritas, serta menghadiri ritual adat acara pindah ke Rumah Dinas Jabatan Pendopo Bupati. Pada Senin (22/2), Martin dan Soeprapto, kembali memimpin apel senin, rapat SKPD, menghadiri penghormatan atraksi naga, serta berjalan, inspeksi mendadak ke SKPD, serta menghadiri pawai lampion. Dalam pawai lampion ini, Bupati dan Wakil Bupati bahkan ikut berjalan kaki bersama peserta pawai lampion.

Dalam apel gabungan Senin (22/2) pagi, Bupati langsung tampil sebagai pembina upacara. Apel dilaksanakan di lantai dasar Kantor Bupati Ketapang. Bupati memandang jika apel pagi yang digelar setiap Hari Senin sebagai sesuatu yang penting sekali untuk dilaksanakan. Tujuannya, menurut dia, adalah dalam upaya memacu semangat  dan memaksimalkan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan di kalangan pegawai negeri sipil dan tenaga honorer . "Mari kerja dan kerja sebagaimana slogan Presiden RI Jokowi," ajak Martin.

Ia menjelaskan pelaksanaan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati yang baik tentunya harus didukung seluruh SKPD hingga ke jajaran paling bawah serta desa-desa dan kelurahan sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Kabupaten. Bagi dia, apa artinya visi dan misi, tanpa sebuah dukungan. "Visi-misi Bupati-Wakil Bupati Ketapang adalah  memberikan pelayanan yang adil, maju, dan sejahtera. Jadi apalah artinya visi-misi ini tanpa adanya dukungan SKPD dan masyarakat. Kita hilangkan pengkotak-kotakan selama Pilkada," tegas Martin.

Martin berharap agar pegawai negeri sipil  mulai dari pejabat, staf, serta tenaga honorer, untuk selalu bekerja maksimal dan senantiasa  berdisiplin tinggi menjunjung etika. Dia meminta agar mereka mampu memperlihatkan diri yang baik, sebagai contoh dan teladan di tengah-tengah masyarakat. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Ketapang Drs Soeprapto S dan juga Sekretaris Daerah Drs HM Mansyur MSi, seluruh asisten Sekretariat Daerah, serta para pejabat di lingkungan Pemkab Ketapang.

Selain itu, sejumlah kerja birokrasi dan pelayanan kembali dilanjutkan kemarin (22/2). Selain melakukan inspeksi mendadak ke SKPD dan instansi, Bupati dan Wakil Bupati memimpin rapat koordinasi SKPD terkait. Rencananya pada hari ini (23/2) keduanya akan kembali menghadiri kegiatan Pembentukan Satu Desa Satu Pleton Pencegahan Dan Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2016 se-Kabupaten Ketapang di Gedung Pancasila. (afi/ser)

 

Berita Terkait